Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta Menjauh
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kabid Pencegahan kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi S, mengatakan siang ini Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan aktivitas.
Hingga siang ini pukul 10.00 WIB, Semeru masih mengeluarkan abu vulkanik. Warga dan relawan diminta untuk menjauh dari kawasan Curah Kobokan Desa Sembermujur. Hujan abu juga terasa sampai radius belasan kilo meter.
"Tertekam awan panas guguran sekitar pukul 10 siang, dengan amak 37 mm," ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau untuk para relawan lebih waspada. Terutama di kawasan Curah Kobokan Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Lumajang.
"Relawan kami minta untuk lebih waspada guguran awan panas masih sering terjadi," katanya.
Sementara itu Mistamaruddin, Relawan LPBI NU mengatakan awan pekat menyelimuti disekitaran Desa Penanggal dan Desa Sumbermujur. Seluruh Aktivitas warga dihentikan dan berkumpul di Balai Desa Penanggal Kecamatan Candipuro Lumajang.
"Sekarang mendung pekat, tidak ada aktivitas warga hanya relawan yang melakukan aktivitas," ungkapnya.
Sebelumnya, penanganan dampak letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, sampai saat ini dilaporkan sudah ada 300 kepala keluarga mengungsi.
Kemudian, sebanyak satu warga meninggal dunia, dua orang hilang, delapan sampai sepuluh orang terjebak, 70 orang dibawa ke puskesmas sebab luka bakar, lalu 300 keluarga mengungsi.
Saat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mengirim tim reaksi cepat serta bantuan logistik berupa makanan, tenda, dan selimut untuk membantu penanganan dampak erupsi Gunung Semeru di wilayah Jawa Timur.
"BNPB terlebih dahulu sudah mengirimkan tim reaksi cepat untuk mendampingi BPBD Kab. Lumajang dan BPBD Provinsi Jawa Timur via darat dengan membawa logistik seperti selimut, makanan siap saji, terpal, tenda darurat, dan logistik dasar lainnya," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Minggu (05/12/2021).
Kepala BNPB pada Minggu pagi bertolak ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk meninjau daerah yang terdampak letusan Gunung Semeru serta memastikan evakuasi dan penanganan korban bencana berjalan tepat dan cepat.
"Kami datang untuk memastikan tahap-tahap penanganan darurat, khususnya penanganan pengungsi ini bisa berjalan secara tepat dan cepat, dan tentunya kebutuhan dasar dari pengungsi ini akan kami yakinkan untuk dapat terfasilitiasi secara optimal," katanya.
Menurut data sementara yang dihimpun oleh Pusat Pengendali dan Operasi BNPB pada Sabtu (4/11), guguran awan panas Gunung Semeru berdampak ke enam desa di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang dan guguran abu vulkanik gunung api tersebut berdampak ke 11 desa/kelurahan di sembilan kecamatan.(sumber: suara.com).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2341 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan