Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pembatalan PPKM Level 3 Belum Sumbang Kunjungan di Nataru
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Indonesia batal menerapkan PPKM Level 3 seluruh daerah di Indonesia, termasuk Bali. Kebijakan itu disambut baik oleh Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana.
"Ya memang kita setuju kan, karena kita sudah ada vaksin, Peduli Lindungi, PCR. Sekali-sekali kita tes lah, tesnya memang begini, tetap kita gunakan dengan beberapa parameter. Kesehatan tetap nomor satu," ujarnya usai rapat bersama Forum Bali Bangkit, Rabu (8/12) di Kantor BTB Bali.
Ia menanggapi kebijakan itu biasa saja, karena tak memberi pengaruh besar terhadap okupansi hotel di Bali. Kata dia, meski pintu masuk bagi wisatawan domestik terbuka lebar, kunjungan tersebut masih jauh untuk memenuhi okupansi hotel di Bali, karena hanya menyumbang 10,97 persen selama 2021 ini.
Dia menyebut kondisi itu jauh panggang dari api. Pembatalan PPKM Level 3 itu, hingga saat ini belum menambah penyelenggaraan kegiatan di Bali pada momentum Natal dan Tahun Baru.
"Belum sih, kan secara umum belum ada acara-acara khusus nanti Nataru kan tidak boleh dilakukan. Tapi saran saya kenapa kita tidak coba adakan saja dengan beberapa parameter, misalnya digelar di area terbuka," ungkapnya.
Sementara, Anggota Kelompok Ahli Gubernur Bali Sugeng Pramono menilai pembatalan PPKM 3 merupakan secercah harapan untuk wisatawan domestik.
"Semoga pembatalan ini bisa direspons pasar, sehingga okupansi hotel diprediksi meningkat estimasti 5 persen sampai 10 persen dibandingkan tahun 2020, atau tingkat hunian diprediksi bisa mencapai 40-50 persen, pada masa Libur Natal dan Tahun baru 2022," ujarnya.
Kebijakan pemerintah ini menurutnya bisa menjaga tren pertumbuhan tingkat hunian sampai akhir tahun nanti, respons pasar secara positif karena kebijakan ini sangat dibutuhkan Pariwisata Bali.
Untuk meningkatkan okupansi, dia menyarankan kalangan pariwisata fokus dan mengoptimalkan pasar domestik segmen korporasi dan pemerintahan sampai Minggu depan masih ada peluang.
"Di samping segmen Free Individual Travel (FIT) untuk periode Nataru nanti," pungkasnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan