Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Dana Nasabah Bank di Sulsel Dibobol Bule Wanita Ukraina di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus pencurian data dan uang nasabah bank dengan modus Skimming yang viral di media sosial (medsos), akhirnya digelar penyidik Ditreskrimum Polda Bali.
Pelakunya seorang perempuan asal Ukraina bernama Baklanova Khrystyna (33) turut dihadirkan beserta barang bukti.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali, Kombespol Ary Satrian, tersangka Baklanova ditangkap atas laporan pihak Bank yang berada di Bau-Bau Sulawesi Selatan.
Dimana, ada dua nasabah bernama Nur Hayati dan Marda mengaku uangnya hilang di saldo rekening. Padahal keduanya tidak pernah bertransaksi.
"Pihak Bank melakukan pengecekan CCTV dan menganalisa data transaksi. Ditemukanlah transaksi mencurigakan dari salah satu mesin ATM di Bali, tepatnya Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung," ungkap Kombes Ary, pada Kamis 9 November 2021.
Sementara dari rekaman CCTV, tampak ada seorang bertransaksi mengenakan helm dan jas hujan. Pelaku tak lain Baklanova terlihat mengenakan rambut palsu.
"Berbeda dengan ciri-ciri korban selaku pemilik rekening," ujarnya.
Hasil koordinasi tersebut, Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali melakukan analisa CCTV dan menyelidiki sosok pelakunya. Akhirnya, tim mengetahui pelaku tinggal di Villa Ungasan Aarden, Jalan Toyaning II Nomor 99 Kuta Selatan.
Perempuan asal Ukraina itu dibekuk tanpa perlawanan di Vila tersebut pada 1 Desember 2021. Tim mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat skimming seperti laptop, 40 kartu magnetic berisi data nasabah Bank.
"Tersangka secara ilegal dan tanpa hak melakukan penarikan dengan cara transfer dan payment uang milik para nasabah Bank ke virtual account oy. Dimana, kartu magnetic yang digunakan oleh pelaku didapatnya dari pelaku lain dan masih dikejar," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka Baklanova mengaku sudah 15 kali bertransaksi menggunakan kartu magnetic tersebut. Sementara pihak Bank mengaku mengalami kerugian Rp 325.6 juta.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5237 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4559 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2441 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2160 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2152 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan