Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dituduh Mencuri, 4 Perempuan Ini Ditelanjangi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Empat perempuan di Pakistan menjadi korban pelecehan seksual dan kekerasan oleh sekelompok pria yang menuduh mereka melakukan pencurian.
Insiden tersebut terjadi di di Pasar Bawa Chak, kota industri, kota Faisalabad, Punjab. Kasus itu terungkap setelah sebuah video viral di media sosial Pakistan yang memperlihatkan pelecehan empat perempuan tersebut.
Menurut keterangan polisi, lima pria memaksa keempat perempuan tersebut untuk telanjang dan disiksa sembari direkam karena dituduh mencuri.
Petugas Polisi Kota Faisalabad (CPO) Dr Mohammad Abid Khan penggerebekan sedang dilakukan untuk menangkap lebih banyak orang yang terlibat dalam insiden itu.
Setelah video itu diposting di media sosial, First Information Report (FIR) didaftarkan di kantor polisi Kota Millat terhadap empat pria.
Keempat pria itu diketahui sebagai Saddam, pemilik Toko Listrik Usman, dan karyawannya, Faisal, Zaheer Anwar, dan Faqeer Hussain, pemilik toko produk sanitasi.
Polisi juga menjelaskan bahwa ada 10 pria lain yang diduga terlibat dalam kasus pelecehan dan kekerasan tersebut.
Menurut laporan polisi, salah satu perempuan pergi ke Pasar Bawa Chak bersama tiga temannya untuk mengumpulkan sampah pada hari Senin sekitar pukul 10.30 waktu setempat.
Perempuan tersebut mengatakan kepada polisi bahwa mereka haus dan masuk ke dalam sebuah toko untuk minum air.
Perempuan tersebut kemudian meminta minum kepada Saddam, pemilik Toko Listrik Usman. Namun, Saddam justru meneriaki mereka, menuduh mereka memasuki tokonya dengan niat untuk mencuri.
Saddam dan teman-temannya kemudian memukuli para perempuan itu, menelanjangi mereka, dan menyeretnya ke dalam ke pasar.
"Mereka terus memukuli kami selama sekitar satu jam dan membuat video kami dalam kondisi telanjang," kata salah satu perempuan yang tidak disebutkan namanya.
Kemudian, anggota keluarga korban bergegas ke pasar dan memohon kepada para pelaku untuk membiarkan para wanita itu pergi.
"Para tersangka melakukan ketidakadilan yang parah dengan menelanjangi kami, menyeret kami dan menyiksa kami dan tindakan tegas harus diambil terhadap mereka," jelas korban.
Menurut keterangan Polisi Punjab, dua tersangka ditangkap pada Senin (5/12/2021) dan tiga lainnya ditangkap pada Selasa (6/12/2021).
"Semua aspek dari insiden itu sedang diselidiki," kata tweet itu.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan