Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Geger Gigi Tumbuh di Dalam Hidung Pria
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria di New York mengalami kesulitan bernapas selama selama bertahun-tahun dan ia tak menyangka penyebabnya adalah gigi tumbuh di dalam hidung.
Kejadian langka ini dilaporkan seorang dokter di sebuah penelitian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine.
Pria yang tak disebutkan namanya ini mendatangi klinik THT di Rumah Sakit New York’s Mount Sinai karena mengalami kesulitan bernapas bertahun-tahun di hidung kanan.
Setelah menjalani pemeriksaan fisik terungkap ada penyimpangan pada tulang rawan yang memisahkan dua lubang hidung, kata para dokter dalam penelitian tersebut.
Pemeriksaan juga mengungkapkan perforasi sepanjang 2 cm di belakang septum dan obstruksi kalsifikasi.
Sebuah rinoskopi, prosedur untuk memeriksa hidung, mendeteksi adanya massa putih yang keras, tidak nyeri tekan di dasar lubang hidung kanan.
CT scan sinus paranasal menunjukkan massa radiodens yang terdefinisi dengan baik yang konsisten dengan 'gigi ektopik' terbalik di rongga hidung kanan.
Gigi berukuran 14mm ini dicabut melalui operasi dan keluhan kesulitan bernapas pasien teratasi setelah tiga bulan pasca operasi.
Gigi ektopik adalah jenis yang tidak mengikuti arah biasanya selama pembentukan dan biasanya ditemukan tumbuh di tempat yang tidak seharusnya.
Kasus ini adalah kejadian langka dan hanya ditemukan pada 0,1 persen hingga 1 persen populasi, menurut para peneliti.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan