Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Viral Cewek Bikin Skripsi Perselingkuhan dari Pengalamannya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang cewek menjadi viral setelah membuat skripsi tentang perselingkuhan. Tak sampai di situ, skripsi tentang perselingkuhan itu ternyata berdasarkan pengalaman pribadinya.
Cerita ini terungkap setelah dibagikan oleh akun TikTok @atdbp. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 520 ribu kali dan mendapatkan 60 ribu tanda suka.
"Walaupun patah hati, harus tetap creative. #fyp #skripsi," tulis cewek ini sebagai keterangan TikTok.
Dalam video, cewek ini menceritakan pengalaman pahit kisah cintanya. Ia mengakui pernah diselingkuhi pacarnya saat menjadi mahasiswa.
Namun, cewek ini memutuskan untuk tidak terpuruk karena patah hati. Sebaliknya, ia menjadikan pengalaman pahit diselingkuhi itu untuk bahan skripsinya.
"Siapa yang pernah diselingkuhi tapi malah jadiin pengalamannya topik skripsi? Dipublikasi lagi," lanjut cewek ini.
Skripsi tentang perselingkuhan cewek ini akhirnya diterima oleh dosen. Mahasiswa psikologi ini bahkan berhasil lulus dari peguruan tinggi tempatnya menimba ilmu berkat kisah cintanya yang berakhir tersebut.
Sang cewek lantas membeberkan judul skripsi yang dikerjakannya adalah "Hubungan Antara Kecerdasan Dengan Forgiveness Pada Remaja Yang Putus Cinta Akibat Perselingkuhan".
Dalam skripsinya, cewek ini berusaha meneliti penyebab remaja sulit memaafkan orang yang telah menyakitinya, khususnya kekasih yang berselingkuh.
"Putus cinta akibat perselingkuhan merupakan salah satu kasus mengapa remaja sulit untuk memberikan pemaafan pada orang yang telah menyakitinya," tulis cewek ini dalam skripsi tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya kecerdasan emosional bagi remaja yang habis putus cinta. Menurutnya, tingginya kecerdasan emosional dapat membantu seseorang untuk berdamai dengan orang yang telah menyakitinya.
"Maka dari itu, perlu adanya kecerdasan emosi para remaja sebagai upaya melepaskan unforgiveness dan dapat berdamaii dengan orang yang telah menyakitinya," sambungnya.
Cewek ini lantas mengadakan penelitian kepada 137 orang yang pernah mengalami putus cinta. Hasilnya, ia menemukan sifat sulit memaafkan saat diselingkuhi sangat berkaitan dengan kecerdasan emosi remaja yang putus cinta itu.
"Sampel penelitian ini sejumlah 137 subjek yang pernah mengalami putus cinta akibat perselingkuhan. Dari hasil analisis data, terdapat hubungan yang signifikan antara forgiveness dengan kecerdasan emosi pada remaja yang putus cinta akibat perselingkuhan," pungkasnya.
Temuan itu membuat skripsi cewek ini diterima oleh para dosen. Ia pun melanjutkan penelitian dari pengalaman pribadinya itu, yang diharapkan dapat membantu banyak remaja untuk memahami alasan sulitnya melepaskan.
Kreativitas cewek tersebut yang mengubah patah hati menjadi skripsi langsung banjir pujian. Warganet menuliskan beragam apresiasi sampai komentar kocak di kolom komentar.
"Anak psikologi kalau sakit hati malah dijadiin topik. Can relate," sahut warganet.
"Hati-hati yang lagi pacaran sama cewek ini jangan sampai putus, karena ntar bisa dipublish world wide, seluruh akademisi tahu," komentar warganet.
"Makasih ke mantan, tanpa kaka sadar sudah memberi ide skripsi," tambah lainnya.
"Anak psikologi kalau patah hati mah gini. Aku juga lagi nyusun proposal skripsi, topiknya sesuai pengalaman sendiri," curhat warganet.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6026 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan