Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Viral Ojol Curi Helm di Kuta, Awalnya Sempat Kebingungan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Driver ojek online (ojol) yang diduga mencuri helm viral di media sosial. Pencurian itu terjadi di sebuah warung makan di Jalan Sunset Road Kuta, pada Minggu, 26 Desember 2021 sore.
Berdasarkan video tersebut, terlihat ojol berada di parkiran motor dan hendak pergi. Terlihat ia awalnya kebingungan karena ada helm orang lain tergantung di sepeda motor miliknya.
Lama tertegun, ia lalu mengambil helm itu dan memasukannya ke dalam tas belanjaan yang ditaruhnya di bagian dashboard depan sepeda motor. Selanjutnya driver ojol itu pergi dengan mengendarai vario warna hitam.
Mengenai viralnya ojol diduga curi helm belum diketahui oleh Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi. Dikonfirmasi wartawan Senin 27 Desember 2021 Iptu Sukadi mengatakan pihaknya belum menerima informasi tersebut.
"Kami humas belum terima laporan," terangnya.
Meski begitu, ia meminta masyarakat untuk selalu waspada. Sebaiknya masyarakat menyimpan barang berharga di tempat aman. Apalagi jika lokasinya berada di tempat umum.
"Kejahatan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Mari kita turut jaga Kamtibmas agar tetap kondusif," ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2514 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun