Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Kuliner Sate Babi di Jembrana Ini Punya Daya Tarik Tersendiri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kuliner khas Bali sate babi dan soto ayam olahan digeluti Gusti Ayu Kade Armini (50) asal Lingkungan Dauhwaru, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Sajian kulinernya banyak dinikmati terutama bagi pecinta kuliner terutama sate.
Gusti Ayu Kade Armini mengisahkan sebelum membuka warung awalnya bersama suami tinggal di Denpasar tahun 2015. Lantas mereka pulang kampung dan mencoba usaha warung sate hingga kini. Suaminya, I Made Mudiarta (50) kini malah menjadi sekuriti di samping sekolah dekat warung usahanya.
"Buka dari jam 11.00 siang hingga jam 18.00 WITA, kini hanya pasrah berjualan dengan harga daging babi yang cukup lumayan tinggi. Sajian khas sate babi, lawar, komoh dan soto ayam kampung. Karena banyak pelanggan yang selalu makan dan pesan, usaha ini tetap ditekuni," ujarnya.
Kelebihan yang menjadi daya tarik warungnya, adalah aroma khas bumbu Bali yang menggugah selera. Terlebih lokasinya pas berada di pinggir jalan dan dekat sekolah serta komplek pertokoan. Biasanya pembeli sore hari usai olah raga bisa menikmati kuliner sajiannya.
"Ketekunan dan keuletan adalah modal utama dalam melestarikan kuliner yang kini lebih banyak sajian makanan instan. Makanan ini juga Sukla Satyagraha sehingga aman dan sehat," katanya.
Ia pun sangat bersyukur bantuan UMKM pemerintah juga terasa dan bahkan dari grup Satyagraha juga mendukung serta memotivasi kuliner ini hingga bisa terus berjalan. Walau pandemi Covid-19, menurutnya usaha yang digelutinya tetap berjalan lancar, bahkan juga melayani pesanan siap antar.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 350 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 302 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 225 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun