Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Belasan Cewek Kafe di Gianyar Dites HIV/AIDS, Ini Hasilnya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Untuk menekan kasus HIV/AIDS dan penyakit menular seksual, belasan cewek kafe di Gianyar dilakukan tes VCT terhadap pada Senin malam (10/1) pukul 20.00 WITA.
Hasilnya kemudian diperiksa oleh Puskesmas. Pengambilan sampel VCT di kafe itu mendapat pengawalan petugas kepolisian dan TNI. Dari kepolisian, dipimpin oleh Panit 1 Bimas Polsek Sukawati IPDA I Nyoman Sadia, diikuti oleh BhabinKamtibmas Desa Sukawati, Aiptu I Wayan Eka Parta dan Babinsa.
Kafe yang disasar berada di Jalan Pantai Purnama, Desa Sukawati. Aparat mendampingi tim dari Puskesmas Sukawati 1. Kapolsek Sukawati, Kompol Made Ariawan, menyatakan tes VCT dalam rangka upaya menekan kasus HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya.
“Dengan cara mengambil sampel darah para waitress dan pengelola kafe sebanyak 17 orang,” ujarnya.
Kemudian, hasil sampel akan dites di Laboratorium oleh tim Puskesmas Sukawati 1. Kapolsek menambahkan, dalam kesempatan tersebut juga memberikan pesan kepada para wetris dan pengelola kafe.
“Agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas dimana pun juga. Untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19,” pintanya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2945 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun