Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Desa Batubulan Kangin Tegas Tolak Toko Modern
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa Batubulan Kangin tegas menolak kehadiran toko modern. Hal itu diungkapkan oleh Perbekel Batubulan Kangin Wayan Alit Putra Atmaja.
Toko modern yang ditolak berjejaring maupun tidak berjaringan. “Tidak boleh toko modern masuk. Karena bisa mematikan pedagang tradisional,” ujarnya, Jumat (14/1).
Kehadiran toko modern bisa mematikan warung kecil. “Kalau ada toko modern, pedagang tradisional pasti mati. Dengan kebijakan ini minimal ekonomi berputar ketika banyak pedagang pribumi yang berjualan,” ujarnya.
Harapan dari penolakan tersebut, supaya pedagang tradisional bisa terus eksis. “Tujuannya sederhana, biar warung ibu-ibu di desa terus hidup,” jelasnya.
Penolakan itu berlaku di semua banjar di Desa Batubulan Kangin. Diantaranya Banjar Puseh, Banjar Tangkeban, Banjar Kenanga, Banjar Tampad, Banjar Buda Ireng, Banjar Delod Rurung, Banjar Dajan Rurung, Banjar Mula dan Banjar Batu Aji.
“Ampure, semua (banjar, red) tidak tiang izinkan, tidak boleh,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3224 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1298 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 669 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun