Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Klaster Tahanan Picu Melonjaknya Kasus Covid-19 di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kabupaten Jembrana sejak tiga bulan terakhir di Tahun 2021 lalu sempat nihil kasus baru covid-19. Namun kali ini kasus covid-19 kembali terjadi. Sebanyak 13 kasus baru terjadi, kasus tersebut dari klaster tahanan.
Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sejak akhir tahun 2021 hingga minggu pertama awal tahun 2022 tidak ada kasus baru.
"Sementara kasus baru kembali muncul pertengan bulan januari ini. Dari hasil exit test tahanan lain, sebanyak lima orang tahanan terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga total tujuh orang tahanan terkonfirmasi positif Covid-19," terang Oka Parwatha.
Terkait dengan kasus covid-19 ini belum bisa dipastikan omicron karena harus dilakukan pemeriksaan laboratorium. Diinformasikan kondisi pasien yang diisolasi di hotel dalam kondisi sehat. Penjagaan ketat dilakukan lantaran mereka merupakan tahanan.
Dalam kesempatan itu, Parwata menyampaikan, mengenai kasus terkonfirmasi positif baru ini belum bisa dipastikan varian baru omicron karena harus dilakukan pemeriksaaan di laboratorium.
"Untuk mengetahui omicron atau bukan. Harus dicek lab pusat, sampel spesimennya kita kirimkan ke provinsi," tutupnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3287 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1304 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 834 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 671 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun