Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
5 Dampak Buruk Keramas Setiap Kali Mandi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan keramas setiap hari menggunakan air hangat. Kebiasaan ini mungkin akan membantu menenangkan dan menghangatkan.
Tapi, lebih baik Anda tidak keramas setiap hari atau setiap kali mandi. Alih-alih mendapatkan rambut yang sehat dan berkilau, kebiasaan ini justru akan merusak rambut.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa dampak keramas setiap kali mandi.
1. Rambut kering
Keramas pakai air panas dan menggunakan alat penata rambut yang panas bisa merusak rambut dan mengeringkan rambut.
2. Rambut rontok
Keramas dengan air panas secara teratur dapat melemahkan helai rambut, sehingga membuatnya rapuh dan mudah patah. Air panas juga membuka pori-pori di kulit kepala Anda, membuat akar rambut Anda lebih lemah dan menyebabkan lebih banyak rambut rontok.
3. Kulit kepala gatal
Air panas sangat bagus untuk menghilangkan kotoran dan penumpukan produk rambut pada kulit kepala. Tetapi, cara ini juga menghilangkan minyak yang sangat dibutuhkan sehingga menyebabkan kekeringan.
Kulit kepala Anda memiliki lapisan lipid epidermal lemak alami yang melindunginya dari bakteri. Keramas dengan air panas dapat melelehkan lapisan ini sehingga menyebabkan kulit kepala gatal dan teriritasi.
4. Warna rambut lebih cepat memudar
Salah satu dampak buruk dari sering keramas menggunakan air panas adalah warna rambut lebih cepat memudar. Selain mengeringkan rambut, air panas membuka kutikula rambut sehingga molekul warna bisa keluar.
Jika Anda ingin membuat warna rambut lebih berkilau lebih lama, keramaslah menggunakan air dingin dan bilas menggunakan air dingin.
5. Ketombe
Jika Anda memiliki rambut ketombe, lebih baik jangan terlalu keramas menggunakan air panas saat cuaca dingin. Keramas dengan air panas bisa mengeringkan kulit kepala dan akan menyebab rambut berketombe.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun