Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Viral Polantas dan Warga Cekcok, Begini Penyebabnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang menunjukkan seorang anggota polisi lalu lintas (Polantas) terlibat cekcok mulut viral di media sosial (Medsos). Terlihat seorang polantas adu mulut dengan pria. Tak lama kemudian, pria itu berjalan menuju motornya yang terparkir di tepi jalan. Pria itu ingin pergi dengan alasan anaknya sakit.
Namun, anggota polantas menghalangi pria itu untuk pergi. Situasi memanas dan keduanya terlibat saling dorong.
"Anakku sakit, lebih penting anakku daripada kau, awas kau," kata pria dalam video.
Situasi mereda setelah personel Polantas yang lainnya meredakan rekannya.
"Udah, udah, udah," katanya.
Dalam narasinya pengunggah video menyebutkan kalau kejadian itu diduga karena pengendara motor tidak terima ditilang.
"Terlihat petugas polisi dan pengendara motor sedang berantem karena tidak terima ditilang. Lokasi Simpang 2 Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara," tulisnya.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Siregar membenarkan adanya keributan antara warga dengan polisi. Ia mengaku, keributan terjadi pada Sabtu (22/1/2022) dan berakhir dengan perdamaian. Pengendara motor sudah meminta maaf kepada Polantas.
"Iya sudah minta maaf," ujar Boy saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, penyebab cekcok bukan karena ditilang melainkan karena pria itu mencoba menerobos jalan yang sedang dilakukan buka-tutup karena terjadi kepadatan arus lalu lintas.
Sementara, dalam video yang dikirim Kapolres terlihat pengendara motor menghaturkan permintaan maaf kepada petugas kepolisian yang terlibat keributan dengannya.
"Saat itu kami baru pulang dari kedai tuak dan melintas dari arah kota menuju Parapat, bersamaan petugas menutup jalan dari arah kota menuju Parapat. Namun saat itu saya memaksa lewat," kata pria itu.
"Saat itu saya mengeluarkan kata-kata kasar yang tidak pantas pada petugas sehingga terjadi cekcok seperti yang viral di media sosial. Atas kejadian itu saya meminta maaf kepada pihak kepolisian khususnya Satlantas Polres Pematang Siantar," tukasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan