Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
2 Babi di Karangasem Mendadak Mati, Peternak Cemas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Peternak Babi di Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem resah. Pasalnya sejak beberapa hari terakhir ini sejumlah hewan ternak Babi milik warga dikabarkan mati secara misterius.
Informasi yang diperoleh, gejala penyakit yang terjadi pada hewan ternak babi milik warga yang mati tersebut diawali dengan gejala berkurangnya nafsu makan hingga tidak mau makan pada ternak Babi.
Kondisi tersebut berdasarkan informasi yang dihimpun biasanya akan berlangsung selama beberapa hari, sampai kemudian ternak babi menjadi lemas dan mati. Seperti yang terjadi pada ternak babi milik salah seorang peternak asal Desa Abang, Ni Ketut Putu.
Tiga ekor Babi yang dipeliharanya satu persatu mati dengan gejala yang hampir sama yaitu diawali kehilangan nafsu makan lalu lemas dan mati.
"Awalnya satu ekor mati, kemudian lanjut lagi 2 ekor juga tidak mau makan dan tadi saya lihat sudah mati ke duanya," ujar Putu kepada wartawan, Senin (24/01/2022).
Kondisi serupa juga dialami oleh peternak Babi lainnya di Desa Abang yaitu Made Gunarta. Kata Gunarta, ternak Babi miliknya mati sekitar dua minggu yang lalu sebanyak 4 ekor dengan berat kisaran 60 sampai 70 kilogram.
Saat itu, ternak Babi miliknya mati satu per satu dengan gejala yang hampir sama, tidak mau makan disertai dengan gejala telinga ternak berwarna agak kemerahan.
Sementara itu Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana saat dihubungi membenarkan bahwa memang ada beberapa ternak Babi milik warganya yang mati mendadak.
Hanya saja, yang baru ia ketahui baru dua kasus babi mati karena sakit mendadak milik tetangganya. Karena sebelumnya tidak ada laporan warga ke Desa maupun ke bagian Kesehatan Hewan Kecamatan Abang tentang kasus Babi mati tersebut.
"Saya sempat kordinasi dengan Keswan Kecamatan Abang, warga tidak ada melapor, termasuk ke Desa juga tak melapor, sehingga untuk jumlah kasusnya belum diketahui, yang saya ketahui baru ini ada 2 babi tetangga mati karena sakit mendadak," kata Sutirtayana.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan