Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Jembrana Adakan Lomba Ogoh-Ogoh, Tapi Tanpa Diarak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hari raya Nyepi Tahun 2022 Kabupaten Jembrana akan mengadakan Lomba ogoh-ogoh. Namun kegiatan tersebut akan digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat di masing-masing pembuatan ogoh-ogoh.
Menariknya yang ikut lomba diberikan bantuan dana sebesar 3 juta rupiah, masuk juara 1,2,3, akan mewakili lomba ke tingkat kabupaten akan diberikan bantuan dana 5 juta rupiah oleh kabupaten. Hal tersebut ditegaskan Kabid Kebudayaan Kabupaten Jembrana I.B Kade Biksa.
Menurutnya sesuai keputusan Gubernur Bali, MDA Bali, lomba Ogoh-Ogoh kali ini diadakan, akan tetapi penilaian akan diadakan ditempat pembuatan Ogoh-Ogoh itu sendiri tidak ada pengarakan dalam lomba tersebut.
“Kami sebelumnya sudah menginformasikan setiap kecamatan agar mempersiapkan seke teruna untuk ikut dalam lomba tersebut,” terangnya.
Penilaian Ogoh-Ogoh hanya dilakukan di tempat pembuatan Ogoh-Ogoh, peserta juga hanya ada perancang yang membuat Ogoh-Ogoh, ketua seke truna, bendesa dan perebekel hanya 4 orang yang boleh ditambah dengan tim penilai dari kabupaten. dalam hal ini penilaian tidak berdasaraan pengarakan.
“Setelah penilaian di setiap kecamatan akan dipilih hanya 3 pemenang yang layak mengikuti lomba di tingkat kabupaten. Setiap kecamatan seke teruna yang mengikuti lomba ogoh-ogoh akan diberikan dana bantuan dari kabupaten sebesar 3 juta rupiah. bagi yang terpilih mewakili kecamatan untuk lomba di tingkat kabupaten akan diberikan dana sebesar 5 juta rupiah,” ujarnya.
Biksa menambahkan, sedangkan lomba ditingkat kabupaten akan mencari 5 pemenang, diantara juara 1, juara 2, juara 3, juara harapan 1 dan 2. Untuk hadiahnya, yang mendapatkan juara 1 mendapatkan uang sebanyak 10 juta rupiah, sedangkan untuk juara 2 mendapatkan uang sebesar 8 juta, dan juara 3 mendapatkan uang sebesar 6 juta. Untuk juara harapan 1 dan 2 mendapatkan uang masing-masing sebesar 4 juta rupiah.
“Bapak bupati sudah menekan hari raya nyepi kali lomba diadakan. Dan juga untuk membebaskan anak muda menunjukan kreativitasnya di bidang pembuatan seni Ogoh-Ogoh, akan tetapi tidak boleh diarak. Kalau pun nantianya akan diarak, kembali lagi sesuai dengan SK Gubernur Bali yang isinya pengarak ogoh-ogoh harus di rapid test terlebih dahulu dengan biaya sendiri,” pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7941 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5638 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3542 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan