Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Satpol PP Belum Tutup Lapangan Renon, Ini Alasannya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seiring meningkatnya jumlah masyarakat Bali yang terpapar Covid 19, Satpol PP Provinsi Bali terus melakukan pemantauan kerumunan di tempat-tempat umum, salah satunya di lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
Kendati Pemerintah Kota Denpasar telah menutup lapangan-lapangan, sementara ini petugas Satpol PP provinsi Bali belum melakukannya terhadap lapangan Renon.
Lihat saat ini akses masuk lapangan Renon masih terbuka yang hendak berolahraga. Kasatpol PP provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan aktivitas warganya di Lapangan Renon umumnya bergerak.
Sehingga tidak terjadi kerumunan dalam jumlah banyak. Sementara ini dia menyebut belum ada arahan untuk menutup akses masuk Lapangan Renon.
"Pergerakan masyarakat biasanya mobiling mereka dari berkeliling lapangan. Tidak terjadi kerumunan karena kamu melarang pedagang untuk masuk ke lapangan," ujarnya saat diwawancarai Sabtu 5 Februari 2022 sore.
Kendati demikian, dirinya mengatakan tak menutup kemungkinan Lapangan Puputan Renon bisa ditutup jika ditemukan kasus dari aktivitas masyarakat di lapangan.
"Bukan kami bermaksud untuk membatasi masyarakat menjaga imun tubuh dengan berolahraga, tapi jika masyarakat tidak patuh, kasus naik, bisa jadi lapangan ini ditutup," sambungnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7898 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan