Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Survei: Proyeksi Tren NFT di Indonesia Lebih dari 5 Tahun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Layanan survei konsumen berbasis digital, Populix, membagikan hasil survei berjudul “Indonesian Modern Consumption”, mengulas tentang pemahaman masyarakat Indonesia terkait non-fungible token (NFT).
“Melalui insights yang dibagikan, kami berupaya mendalami persepsi masyarakat Indonesia secara umum terkait NFT yang sedang ramai dibicarakan, dan data tersebut menunjukkan bahwa sepertiga dari responden yang disurvei sudah familiar dengan NFT,” kata Jonathan Benhi, Chief Technology Officer, Populix.
Survei “Indonesian Modern Consumption” dilakukan terhadap 1.002 responden, terdiri dari 523 responden lelaki dan 479 responden perempuan berusia 18-55 tahun pada 3-9 Januari 2022 di Indonesia.
Survei tersebut menunjukkan bahwa 33 persen responden menyatakan mereka mengetahui NFT dengan mayoritas responden tersebut (43 persen) adalah lelaki.
Sementara itu, 51 persen responden mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui NFT dan 16 persen responden menjawab tidak yakin.
Karya seni, produk gim online dan fesyen virtual merupakan tipe-tipe NFT yang paling populer di antara responden yang menjawab tahu dan tidak yakin dengan NFT.
Sebanyak 38 persen di antaranya menyatakan bahwa mereka pernah membeli NFT dengan mayoritas tipe NFT yang dibeli adalah berbagai produk online (44 persen), produk gim online (39 persen), fesyen virtual (31 persen), karya seni (24 persen), musik (24 persen), serta berbagai tipe NFT lainnya.
Di sisi lain, dari responden yang menjawab tahu dan tidak yakin dengan NFT, 16 persen responden mengatakan mereka sangat mengikuti perkembangan NFT, sementara 40 persen responden cukup familiar dan mengikuti tren NFT, dan 44 persen mengaku baru pernah mendengar istilah ”NFT”.
“Survei menunjukkan bahwa aset digital berbasis blockchain ini diprediksi akan terus menjadi tren di Indonesia," katanya.
Bahkan, dia menambahkan, mayoritas responden mengatakan tren NFT akan berlangsung lebih dari 5 tahun ke depan.
"Dengan edukasi dan dukungan ekosistem yang tepat, kami berharap tren ini dapat semakin mendorong peluang bagi para kreator Indonesia agar dapat ditemukan oleh mancanegara, melahirkan lebih banyak kreator-kreator inspiratif yang berkualitas dan membanggakan, bahkan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tanah air,” tutup Jonathan.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 344 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 293 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 223 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun