Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pengarakan Ogoh-ogoh Diizinkan dengan Istilah Nyomya
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pemerintah Provinsi Bali bersama Majelis Desa Adat sepakat memberi restu bahwa pengarakan ogoh-ogoh saat malam pengerupukan. Namun yang menjadi istilah pengarakan ogoh-ogoh itu adalah Nyomya Ogoh-ogoh.
Manggala Harian Pasikian Yowana Bali, Dewa Ardita, menyampaikan ucapan terima kasih mewakili Pasikian Yowana Bali atas arahan dan kepercayaan Bandesa Agung serta Prajuru MDA Provinsi Bali.
Hal itu ia muncul dalam pertemuan Pasikian Yowana Bali dan Pasikian Yowana Kabupaten/Kota Se-Bali dengan Ketua MDA pada Rabu (16/2) di Puri Den Bencingah, Akah, Klungkung.
Secara langsung, disampaikan juga bahwa informasi tentang teknis penyelenggaraan dan dukungan Gubernur Bali berupa kegiatan Lomba Ogoh-Ogoh serta fasilitasi test antigen, telah disampaikan melalui berbagai media baik Grup Whatsapp, maupun Grup-Grup Media Sosial lain kepada Yowana Desa Adat Se-Bali.
"Kami sangat gembira dan bersemangat dengan dukungan dari Gubernur Bali dan MDA Provinsi Bali," ucapnya sumringah.
Dalam pertemuan tersebut, Pasikian Yowana Kabupaten Gianyar, Pasikian Yowana Kabupaten Jembrana dan Pasikian Yowana Kabupaten Karangasem, juga menyampaikan kegembiraan serta antusias terhadap dukungan Gubernur Bali dan MDA Provinsi Bali tersebut.
"Astungkara, kami akan melaksanakan komitmen untuk menjaga tetap tertib, aman dan taat prokes," sambut para Yowana.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3295 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 769 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 708 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman