Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ukraina Tembak Jatuh 5 Pesawat dan Satu Helikopter Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ukraina mengklaim menembak jatuh lima pesawat dan satu helikopter Rusia pada hari ini, Kamis (24/2). Perang pun kian membara.
"Menurut Komando Pasukan Gabungan, hari ini, 24 Februari, di daerah operasi Pasukan Gabungan, lima pesawat dan satu helikopter pihak penyerang ditembak jatuh," ujar seorang staf umum tentara Ukraina.
Meski demikian, Rusia membantah laporan ini melalui pemberitaan di media pemerintah, RIA Novosty. Perang membara setelah Presiden VladimirPutin resmi mengumumkan operasi militer khusus diDonbas, wilayah diUkraina yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow.
"Saya telah membuat keputusan untuk mengerahkan sebuah operasi militer (ke Ukraina timur)," kata Putin dalam pidato singkat.
Tak lama setelah itu, ledakan terjadi di berbagai titik di Ukraina, salah satunya di ibu kota, yakni Kiev.
Konflik Ukraina-Rusia mulai membara usai Putin mengakui kemerdekaan wilayah di Ukraina timur, Donetsk dan Luhansk. Dua daerah ini merupakan wilayah yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow.
Tindakan Putin membuat geram sejumlah negara. Inggris, Kanada, Jerman, dan beberapa negara lain sepakat untuk menjatuhkan sanksi ke Moskow.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2842 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun