Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Senjata Nuklir Rusia, Bisa Hancurkan Inggris dalam Hitungan Menit
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ada sebuah senjata perang yang paling dikhawatirkan oleh banyak negara. Apa lagi kalau bukan senjata nuklir. Sebagian besar negara mengembangkan senjata nuklir karena memiliki daya hancur yang sangat besar. Senjata nuklir dikhawatirkan akan digunakan Rusia untuk menyerang Ukraina.
Dari beberapa negara yang mengembangkannya, salah satunya adalah Rusia yang kini sedang berseteru dengan Ukraina. Diberitakan sebelumnya, Rusia memiliki gudang senjata nuklir terbesar di dunia, yaitu dengan 6.257 armada. Ini juga termasuk 527 rudal balistik antarbenua (ICBM), rudal balistik yang bisa diluncurkan dari kapal selam, dan juga alat pembom strategis.
Diketahui, ICBM bisa mencapai kecepatan tertinggi yaitu empat mil per detik dalam waktu sekitar sepuluh menit setelah peluncuran. Itu berarti, senjata mengerikan tersebut berpotensi mencapai Inggris dari Rusia dalam waktu hanya 20 menit.
Di samping itu, berdasarkan laporan organisasi nirlaba dari Amerika Serikat, The Heritage Foundation, Rusia setidaknya memiliki sebanyak 2.000 senjata nuklir berdaya ledak rendah. Dengan total kurang lebih 2.000 senjata nuklir berdaya rendah itu, disebutkan bahwa semuanya bisa membuat berbagai negara khawatir dan ketakutan. Rusia juga dilaporkan telah mengembangkan senjata terbaru, seperti rudal jelajah bertenaga nuklir, dan senjata hipersonik yang dilengkapi nuklir
Apa itu Senjata Nuklir?
Dalam buku yang berjudul Glosarium Ilmu Dan Teknologi Nuklir terbitan BATAN 2002, nuklir, tenaga nuklir, dan senjata nuklir didefinisikan sebagai berikut:
"Nuklir/nuclieus adalah bagian kecil atom bermuatan positif berdiameter 1/10.000 diameter atom, bermassa hampir sama dengan massa atom. Tenaga nuklir/nuclear energy adalah energi yang dibebaskan oleh reaksi inti fisi/fusi, atau oleh peluruhan radioaktif. Senjata nuklir/nuclear weapons merupakan senjata yang didasarkan pada peledak nuklir.
Setelah Perang Dunia II, terjadi perang dingin antara blok Barat yang tergabung dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
NATO dibentuk oleh 12 negara pendiri, yakni Belgia, Kanada, Denmark, Perancis, Islandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, Inggris, dan Amerika Serikat melalui penandatanganan 12 menteri luar negeri negara-negara tersebut di Washington pada 4 April 1949 dengan pimpinan AS.
Blok Timur yang tergabung di dalam Pact of Mutual Assistance and Unified Command (PMAUC)/Pakta Warsawa yang dipimpin Uni Soviet pada waktu itu. Hingga saat ini keanggotaan NATO berjumlah 30 negara.
Dalam perang dingin tersebut, beberapa negara melakukan uji coba bom nuklir yang mengguncang dunia. Senjata pemusnah massal ini juga telah berkembang pesat saat Amerika Serikat dan Uni Soviet didukung bloknya masing-masing.
Teknologi hulu ledak nuklir baru berusia 76 tahun, namun pengembangan dan pengetesan senjata ini sering dilakukan dan menurut catatan Atomic Archive, telah ada sebanyak 2.059 ledakan nuklir sepanjang sejarah. AS dan Soviet adalah yang paling rajin mengetes senjata nuklir pada abad 20, di samping Inggris, Prancis, dan Tiongkok.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2788 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1968 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun