Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
All England 2022: Ganda Campuran Diminta Taklukan 'Eropa'
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pelatih kepala sektor ganda campuran PBSI, Nova Widianto menyoroti salah satu kekurangan anak latihnya ketika terhenti di perempat final German Open 2022 pada Jumat (11/3/2022) lalu.
Menurut Nova Widianto, baik Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari maupun Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso sudah menampilkan permainan yang cukup baik.
Tetapi, dari aspek ketahanan pukulan, kedua pasangan dianggap Nova Widianto masih perlu pembenahan, khususnya ketika bertanding dengan shuttlecock 'Eropa'.
Dalam turnamen BWF World Tour yang digelar di dataran Eropa, karakteristik shuttlecock yang "berat" kerap menjadi batu sandungan wakil-wakil Indonesia.
Karakteristik shuttlecock yang "berat" ini membuat pebulu tangkis harus ekstra mengeluarkan tenaga saat melakukan pukulan agar bola yang dilepaskan bisa meluncur deras.
"Secara keseluruhan penampilan secara teknis anak-anak sudah bagus. Hanya memang harus ditingkatkan dari segi fokus bermain reli," kata Nova Widianto dalam rilis PBSI beberapa waktu lalu.
"Sebenarnya kita sudah antisipasi di latihan dengan memakai bola berat, tapi masih kurang tahan."
"Ke depan harus lebih tahan lagi kalau reli-reli panjang, terutama di Eropa yang rata-rata bolanya berat karena cuaca dingin. Semoga mereka bisa lebih baik di All England dan turnamen berikutnya," tambahnya.
All England 2022 akan berlangsung di Utilita Arena Birmingham, pada 16-20 Maret mendatang.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 551 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 407 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 406 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan