Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Air Narmada dan Tanah Tambora Dibawa ke IKN Nusantara
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tanah Tambora yang punya sejarah besar, dan air Narmada yang dipercaya bisa membuat awet muda, menjadi pilihan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Zulkieflimansyah untuk dibawa ke ibukota negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Penajam Paser Utara pada Senin (14/3).
Sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo, tanah dan air yang dibawa ke IKN harus diambil dari lokasi yang tentunya sesuai dengan kearifan lokal dan budaya masing-masing provinsi.
Bersama seluruh gubernur dari semua provinsi di Indonesia mengunjungi ibukota negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Penajam Paser Utara pada Senin (14/3).
"Kami membawa tanah dari Tambora yang punya sejarah besar, sedangkan air yang kami bawa dari Narmada akan membuat awet muda," jelas Bang Zul, Minggu (13/3).
Gunung Tambora adalah sebuah gunung yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gunung Tambora ini secara administratif termasuk alam Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Situs Gunung Tambora ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Dompu (sebagian kaki sisi selatan sampai barat laut, dan Kabupaten Bima (bagian lereng sisi selatan hingga barat laut, dan kaki hingga puncak sisi timur hingga utara), Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya pada 8°15′ LS dan 118° BT.
Sebelum meletus gunung Tambora pada tahun 1815, ada 3 kerajaan di sekitar Gunung Tambora yaitu: (1) Kerajaan Pekat; (2) Kerajaan Tambora; dan (3) Kerajaan Sanggar. Ketiga kesultanan ini lenyap setelah meletusnya Gunung Tambora.
Sedangkan air Narmada adalah air yang dimunculkan dari sebuah mata air dari Gunung Rinjani, gunung kedua tertinggi di Indonesia. Mata air itu dipercaya mengeluarkan air suci, yang bisa membuat wajah awet muda.
{bbseparator]
Para wisatawan percaya mata air di tempat itu memiliki berbagai khasiat, yang salah satunya adalah bisa membuat awet muda. Dahulu, hanya Raja Mataram yang boleh memasukinya.
Bang Zul sebelumnya tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan pada hari Minggu siang. Gubernur datang bersama dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat.
Tanah dan air yang dibawa para Gubernur akan digabung di dalam sebuah wadah kendi. Para Gubernur kemudiam akan menyerahkan kepada Presiden. Nantinya Presiden Jokowi yang akan menuangkan ke dalam kendi yang sudah disiapkan.
Digabungkannya tanah dan air dari seluruh Indonesia memiliki makna tanah dan air berkaitan dengan Nusantara, yang mana dari ujung Aceh sampai Papua memiliki kearifan lokal berbeda-beda.
Kedatangan Presiden Jokowi sendiri ke IKN Nusantara direncanakan berkemah di kawasan tersebut. Ia akan kemah bersama Gubernur Kaltim, Isran Noor; Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji; Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor; Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran; dan Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2764 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun