Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Seorang Artis Rugi Rp 2 Miliar Gegara Main Trading
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Trading binary option memakan banyak korban. Salah satunya ada artis yang ternyata merugi hingga Rp 2 miliar. Hal ini pernah terungkap saat Denny Sumargo mengundang Indra Kenz sebagai bintang tamu di kanal YouTube.
"Ada temen gue, artis, dia kehilangan Rp 2 miliar," kata Denny Sumargo dikutip Selasa (15/3/2022).
Indra Kenz ternyata mengetahui siapa sosok yang dimaksud. Hanya saja Crazy Rich yang kini sudah tersangka kasus penipuan itu, menolak menyebut nama.
"Gue tau bang, perempuan," kata Indra Kenz singkat.
Indra Kenz memiliki alasan tak membongkar siapa sosoknya. Sebab menurut si afiliator, itu akan berdampak pada karier artis tersebut.
"Begitu gue naikin, kariernya bisa abis. Tapi ya sudah lah" katanya.
Tak hanya sekadar mengetahui siapa sosok artis tersebut, Indra Kenz mengatakan si artis pernah pinjam uang pada temannya.
"Pinjam ke teman gue, ada gue bang chatnya," kata Vanessa Khong tersebut.
Mengenai kerugian yang dialami, Indra Kenz sebagai afiliator menduga si artis termasuk orang yang ketagihan bermain trading.
"Artinya dia kan candu ya sampai lost Rp 2 miliar," ucapnya.
Indra Kenz kini jadi tersangka dan ditahan di Bareskrim Polri. Dia tersandung kasus penipuan berkedok trading Binomo.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan