Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Qualcomm Setop Jual Produk ke Perusahaan Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Produsen chipset Qualcomm mengumumkan kalau perusahaan tak lagi menjual produknya ke perusahaan di Rusia.
Hal ini juga sejalan dengan sanksi Amerika Serikat setelah Rusia menginvasi Ukraina.
Pengumuman ini disampaikan oleh Senior Vice President of Government Affairs, Nate Tibbits, dalam sebuah tweet yang juga tanggapan atas permintaan Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov.
Fedorov sendiri menyatakan kalau produk Qualcomm masih tersedia di Rusia dan secara tidak sengaja memungkinkan mereka untuk membunuh ribuan orang di Ukraina.
Sebagai tanggapan, Tibbits menyatakan kalau itu tidak benar. Ia juga menyebut bahwa Qualcomm telah menyerukan resolusi damai untuk agresi Rusia di Ukraina.
"Qualcomm telah menyerukan resolusi damai untuk agresi Rusia di Ukraina, berdonasi langsung ke organisasi bantuan," ujar dia, dikutip dari India Times, Kamis (17/3/2022).
Fedorov kemudian menanggapi lagi dengan menyarankan agar Qualcomm dapat mengirim ponsel satelitnya untuk membantu Ukraina.
Rusia dan Ukraina sendiri berkontribusi pada kurang dari 1 persen dari total pendapatan Qualcomm.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5487 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4571 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2473 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2168 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2165 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan