Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Minggu ke-3 Maret, Modal Asing Tembus Rp 8,23 Triliun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk dari luar negeri pada minggu ketiga bulan Maret ini. Data transaksi 14-17 Maret 2022, modal asing di pasar keuangan domestik beli neto sebesar Rp 8,23 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, aliran modal asing itu, terdiri dari beli neto di pasar SBN sebesar Rp 1,13 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp 7,10 triliun.
"Berdasarkan data setelmen hingga 17 Maret 2022, aliran modal asing jual neto Rp 23,44 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp 21,31 triliun di pasar saham," ujar Erwin dalam keterangannya pada Jumat (18/3/2022).
Erwin menuturkan, masuknya aliran modal asing pada periode tersebut membuat kinerja rupiah menguat. Tercatat, rupiah pada pembukaan Jumat pagi berada di level Rp 14.300 sama dibandingkan penutupan Kamis kemarin di level Rp 14.300.
"Sedangkan, tingkat imbal hasil atau yield SBN 10 tahun di level 6,71%," katanya.
Di sisi lain, berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Maret 2022, perkembangan harga pada Minggu III Maret 2022 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi 0,54% (mtm).
Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2022 secara tahun kalender sebesar 1,10% (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,54% (yoy).
Adapun, penyumbang utama inflasi Maret 2022 sampai dengan minggu III yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,10% (mtm), telur ayam ras, emas perhiasan, dan bahan bakar rumah tangga (BBRT) masing-masing sebesar 0,05% (mtm), cabai rawit dan daging ayam ras masing-masing sebesar 0,04% (mtm), tempe, dan sabun detergen bubuk/cair masing-masing sebesar 0,03% (mtm), bawang merah, tahu mentah, jeruk, daging sapi, angkutan udara masing-masing sebesar 0,02% (mtm), serta bawang putih dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Sementara itu, komoditas yang mengalami deflasi pada periode ini yaitu minyak goreng sebesar -0,06% (mtm) dan tomat sebesar -0,01% (mtm). (Sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5534 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4572 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2490 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2169 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2166 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan