Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Angin Puting Beliung di Jembrana Rusak 8 Bangunan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Angin puting beliung kembali terjadi dan menghempaskan sejumlah rumah milik warga di Banjar Mandar, Desa Cupel, Kecamatan Negara, Jembrana, Minggu (20/03/2022) pukul 15.48 WITA.
Dari informasi, data dari BPBD Kabupaten Jembrana sedikitnya 8 bangunan, dengan rincian 7 rumah warga dan 1 bangunan mushola. Hujan deras yang terjadi sore hari itu tiba-tiba angin kencang menerjang rumah warga setempat.
Salah satu warga Dusun Mandar yang atapnya rumahnya terbang mengatakan, Kencangnya angin puting beliung, membuat atap kanopi depan tokonya rusak. Atap dari galvalum dan baja ringan tersebut ringsek hingga terangkat dan terbalik. Tidak hanya atap di depan toko, genteng dan asbes rumahnya juga sebagian terangkat.
"Atap rumah terbuat dari asbes berterbangan dibawa angin," jelas Sabromulisi.
Sementara Perbekel Desa Cupel Usman mengatakan, akibat musibah angin puting beliung ini, sebanyk 7 bangunan warga dan 1 Mushola rusak dibagian atapnya.
"Angin biasanya datang dari laut, tapi sekarang dari arah timur agak ke Utara," ujarnya.
Pascamusibah tersebut pihak desa bersama dengan personel BPBD Jembrana bergotong royong membersihkan puing-puing dan melakukan pendataan rumah warga yang rusak. Diperkirakan kerugian yang dialami warga akibat puting beliung ini mencapai belasan juta rupiah.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3223 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 724 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman