Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 25 Juli 2026
5 Cara Mengobati Benjolan Folikulitis Yang Bikin Gatal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jika Anda memiliki benjolan kecil, gatal, merah, atau jerawat di sekitar folikel rambut, Anda mungkin menderita folikulitis. Benjolan ini muncul di manapun, bahkan paling sering di area kaki, lengan, punggung, bokong, hingga janggut.
Folikulitis terjadi ketika folikel rambut meradang, biasanya karena adanya bakteri atau jamur. Meski kondisinya tidak serius, namun hal ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan berdampak bagi penampilan kulit.
Untuk mengatasi penyakit yang satu ini, ada lima cara yang bisa Anda lakukan. Simak selengkapnya melansir dari Insider berikut ini!
1. Ubah Cara Bercukur
Mencukur adalah salah satu faktor risiko utama masalah folikulitis. Jika berhenti mencukur bukanlah pilihan, ada beberapa panduan yang bisa Anda ikuti untuk mencegah folikulitis. Salah satunya menggunakan pisau cukur yang baru, menggunakan busa atau krim, dan mencukur setelah mandi.
2. Jaga Kebersihan
Saat berolahraga, bakteri dapat menumpuk di kulit akibat berkeringat. Jika dibiarkan, ini bisa menyebabkan folikulitis. Untuk mengurangi risiko ini, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan. Antara lain mandi setelah berolahraga, ganti pakaian baru setelah mandi, jangan gunakan pakaian yang berkeringat, dan cuci tas olahraga secara teratur.
3. Gunakan Antibiotik Topikal atau Oral
Jika folikulitis membandel, dokter kulit mungkin akan memberi resep antibiotik yang dapat mengurangi jumlah bakteri. Antibiotik ini, secara umum digunakan untuk kasus penyakit parah. Tetapi, obat ini bisa menjadi pengobatan jangka panjang yang bagus.
Jika dokter kulit Anda mengatakan bahwa jamur penyebab folikulitis, obat antijamur seperti flukonazol oral atau krim ketokonazol topikal, dapat menjadi obat sebagai pengganti antibiotik.
4. Gunakan Benzoil Peroksida
Menggunakan benzoil peroksida dapat membunuh bakteri akibat penyebab folikulitis kulit. Menurut Dokter Kulit Bersertifikat di Westlake Dermatology, Jennifer Gordon, MD, obat benzoil bisa ditemukan di toko obat. Ia mengatakan, obat ini efektif mengobati folikulitis tanpa efek iritasi.
5. Gunakan Exfolian Kimia
Saat pori-pori tersumbat, kemungkinan besar bakteri akan berkembang biak. Karena beresiko mengembangkan folikulitis, menggunakan exfoliant kimia dapat membantu membuka pori-pori di kulit.
Menurut Dokter Kulit Bersertifikat dan Asisten Profesor Dermatologi Debra Jaliman, MD, ia merekomendasikan untuk menggunakan toner asam salisilat atau glikolat. Penggunaan obat ini bisa dilakukan setiap hari.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3822 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1488 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1470 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1422 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1319 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun