Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Dirut RSUP Bantah Marc Marquez Gegar Otak, Begini Kondisinya
BERITABALI.COM, NTB.
Direktur Utama RSUP NTB, Lalu Herman Mahaputra mengungkap kondisi Marc Marquez usai dievakuasi Basarnas dengan helikopter setelah mengalami kecelakaan saat warming up sebelum pertandingan MotoGP di Mandalika.
Ia menyatakan kondisi Marc Marquez baik-baik saja dan sudah dibawa kembali ke Sirkuit Mandalika usai melakukan CT scan di rumah sakit Provinsi NTB untuk memastikan kondisinya.
"Kondisinya oke kok, gak papa. Kondisi gak papa," ungkap Lalu Herman saat dikonfirmasi via telepon, Minggu 20 Maret 2022.
Terkait pilihan Marquez tidak melanjutkan pertandingan disebutkan menjadi keputusan tim dari Marquez.
"Kalo masalah bertanding, mungkin ada pertimbangan lain dari tim mereka yang tidak melanjutkan pertandingan, perlombaan," jelasnya.
Banyak kabar beredar di media sosial yang menyatakan bahwa kondisi Marc Marquez. Usai insiden terbaliknya itu dalam keadaan gegar otak.
Lalu Herman kemudian membantah anggapan Gegar Otak yang menyebar dengan sangat cepat itu. Ia membantah kabar tersebut dengan berlandaskan hasil CT scan yang dilakukan.
"Udah kembali kok (Marquez), di provinsi sudah kita CT scan, sekarang sudah kembali. Ini helinya ada di sini," tegasnya. (sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5664 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2520 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2186 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan