Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Ada Enam Juta Anak Dalam Bahaya Perang Rusia-Ukraina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Serangan yang dilakukan Rusia terhadap rumah sakit dan sekolah di Ukraina membuat sekitar 6 juta anak-anak dalam bahaya, demikian kata organisasi kemanusiaan Save the Children pada hari Senin (21/03).
Organisasi mengatakan bahwa satu dari setiap lima anak di Ukraina harus melarikan diri dari negara itu dan sementara anak-anak yang tetap berada di zona perang kekurangan makanan, air bersih, dan bantuan medis.
Pada saat yang sama, 489 sekolah dan 43 rumah sakit telah rusak atau hancur, kata Save the Children.
"Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak, bukan tempat untuk takut, cedera, atau mati," kata Pete Walsh, Direktur Save the Children Ukraina.
"Anak-anak bukan sasaran, begitu juga dengan rumah sakit dan sekolah. Kita harus melindungi anak-anak Ukraina dengan segala cara. Berapa banyak lagi orang yang harus mati sebelumperang ini berakhir?” kata Walsh.
Rusia menyebut invasinya ke Ukraina dengan istilah "operasi militer khusus" untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina.
Ukraina dan sebagian besar dunia telah mengutuk istilah itu sebagai dalih palsu untuk invasi ke negara demokratis. (Sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2206 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2080 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1547 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1425 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli