Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Mahasiswa ISI Denpasar Ditemukan Tewas Membusuk di Kos
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penghuni kos di Jalan SMA 3, Denpasar Timur, dikagetkan penemuan mayat membusuk dan mulut berbusa di dalam kamar kos lantai II. Penghuni kos diketahui bernama Komang Tri Karmayoga (21) mahasiswa ISI Denpasar.
Menurut Kapolsek Denpasar Timur Kompol Tri Joko Widiyanto didampingi Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, penemuan mayat mahasiswa itu berlangsung pada Senin, 28 Maret 2022 sekitar pukul 13.20 WITA. Bertempat di kamar kos lantai II di Jalan SMA 3 Gang VI No. 1 Desa Sumerta Kaja, Denpasar Timur.
"Korban yang ditemukan meninggal di kamar kos berstatus mahasiswa ISI Denpasar," bebernya, Senin 28 Maret 2022.
Kali pertama yang menemukan jasad Komang Tri adalah kakak kandungnya, Ni Wayan Sri Wahyuni (26). Saksi asal Jalan Kresna Banjar Kawan Tampak Siring Gianyar itu menerangkan adiknya (korban) sempat datang ke kos, pada Kamis 24 Maret 2022 sekitar pukul 10.00 WITA. Korban dan saksi sempat membahas rencana persiapan untuk sembahyang di Besakih pada 30 Maret 2022.
Namun pada Senin 28 Maret 2022 sekitar pukul 13.00 WITA saksi menghubungi korban lewat Whatsapp dan via telpon, namun tidak ada jawaban. Sehingga saksi curiga dan mendatangi kamar kos adiknya yang tak jauh dari kamar kosnya. Ketika masuk ke kamar kos adiknya, saksi melihat adiknya sudah meninggal dan kondisi tubuh membusuk dan mulut berbusa.
"Saksi melihat adiknya meninggal dengan muka warna biru, lebam hitam dan mengeluarkan busa dari mulut. Saksi langsung teriak dan menangis sehingga penghuni kos lainnya berdatangan," ungkapnya.
Sementara saksi lainya penghuni kos, Acen (35) mengatakan pada Sabtu 26 Maret 2022 sekitar pukul 09.00 WITA, saksi mencium bau busuk dari kamar mahasiswa ISI Denpasar tersebut.
Saksi tidak menghiraukanya dan mengira bangkai tikus. "Saksi Acen baru sadar saat kakak korban berteriak dan menangis. Ternyata bau busuk itu berasal dari jasad korban," ujar Kompol Tri.
Beda yang disampaikan saksi pacar korban yakni Ni Luh Candra. Perempuan yang juga mahasiswi ISI Denpasar itu mengatakan pada Kamis 24 Maret 2022 sekitar pukul 20.00 WITA, dirinya sempat datang ke kos korban dan minum minum alkohol. Setelah itu mereka bubar sekitar pukul 01.00 WITA.
Hingga pada Minggu 27 Maret 2022 saksi sempat menghubungi korban tapi tidak dibalas. "Saksi pacarnya dihubungi oleh temannya bahwa korban meninggal dunia, kemudian saksi langsung menuju ke lokasi dan melihat sudah dalam keadaan meninggal," bebernya.
Tim Inafis Polresta Denpasar tiba di lokasi kejadian dan mengecek kondisi kamar korban. Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Di dalam kamar ditemukan obat paracetamol, enervon C, HP, laptop, tas, surat pernyataan, surat vaksin dan uang tunai Rp 1.242.000 serta kartu mahasiswa ISI Denpasar.
Jasad korban lalu dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. "Berdasarkan informasi dari Tim Inafis Polresta Denpasar bahwa korban meninggal dunia diduga akibat sakit serta banyak obat-obatan di kamar korban," ungkapnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3790 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1452 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1447 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1394 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1301 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun