Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Alasan Sandiaga Luncurkan Rendang Goes to Europe di Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Program Rendang Goes to Europe yang diluncurkan di Bali pada Jumat (25/3) lalu menuai komentar negatif masyarakat. Sebagian besar netizen kecewa karena rendang yang merupakan hidangan khas Sumatra Barat justru diluncurkan di Bali.
"Kenapa enggak di Padang aja launching-nya?" demikian salah satu netizen berkomentar di unggahan Instagram Kemenparekraf RI.
Merespons hal tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno memberikan penjelasannya. Menurutnya, pemilihan lokasi peluncuran di Bali bukan tanpa sebab. Segala tanya dan komentar netizen ditanggapi Sandiaga saat bertandang ke Padang pada Sabtu (26/3) kemarin.
Menurut Sandiaga, saat ini ada dua hal yang begitu dikenal masyarakat internasional tentang Indonesia yakni, Bali sebagai destinasi wisata dan rendang sebagai kuliner yang terkenal.
Dia berkata, menggabungkan keduanya--Bali dan rendang--sama dengan menggabungkan dua kekuatan jenama besar Indonesia. Apalagi, peluncuran program dilakukan di tengah gelaran G20.
"Ini menjadi dynamic content dan mudah-mudahan ini bisa menjadi pemicu daripada kesiapan rantai pasok dari rendang itu sendiri karena yang akan didorong adalah value added, nilai tambah. Jadi kita tidak mengekspor rendang seperti yang kita miliki di sini, tapi adalah knowledge, pengemasan dan bumbu-bumbu," kata Sandiaga, seperti dikutip dari video yang diunggah Antara.
Program Rendang Goes to Europe merupakan turunan dari program Indonesia Spice Up The World (ISUTW). Program diinisiasi oleh Duta Besar RI untuk Bulgaria, Makedonia Utara dan Albania, Iwan Bogananta.
Berdasarkan unggahan Instagram Kemenparekraf RI, disebutkan bahwa program ini juga terbentuk atas kerja sama dengan Bella Ltc untuk menghadirkan pabrik rendang di Bulgria.
Rendang merupakan masakan asli Indonesia yang berasal dari Minangkabau. Rendang sangat mudah dijumpai di berbagai rumah makan Padang. Masakan ini dikenal sebagai salah satu sajian yang kaya akan rempah. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam.
Saking istimewanya, tak heran jika rendang juga dipilih sebagai salah satu makanan terenak di dunia versi CNN dari tahun ke tahun. (Sumber: CNN Indonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5839 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan