Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Jokowi Minta Stempel Kepala Desa Diganti Jadi Lambang Garuda
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengganti stempel kepala desa dengan gambar burung garuda.
Sebelumnya, ia kaget mengetahui bahwa stempel kepala desa hanya bertuliskan nama desa masing-masing. Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka Silaturahmi Nasional Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tahun 2022 di Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022).
"Saya terus terang juga baru tahu, kaget juga saya. Terus ini, apa gambarnya apa? Hanya tulisan saja. Pak Mendagri, ini dibuatin aja Instruksi Mendagri capnya pakai burung garuda," kata Jokowi.
Menurut dia, gambar burung garuda merupakan lambang Indonesia. Sehingga, wajar apabila lambang garuda dipakai untuk stempel kepala desa.
"Loh, itu memang lambang negara kita kok. Kalau dipakai oleh kepala desa yo wajar dan wajib toh. Clear semuanya? katanya.
Sebelumnya, Ketua APEDSI Surta Wijaya mengeluhkan soal stempel kepala desa yang hanya bertuliskan nama desa. Dia menilai stempel itu menjadikan kepala desa seperti organisasi kemasyarakatan (ormas).
Surta pun meminta Jokowi untuk mengganti stempel kepala desa menjadi gambar burung garuda. Menurut dia, hal ini juga menjadi salah satu sosialisasi lambang burung garuda yang selama ini menjadi korespondensi paling banyak surat menyurat di desa.
"Saya sadar calon kepala desa habis miliaran teman-teman, jual bebek, jual kambing, jual rumah, jual tanah, masa sih stempel kayak ormas. Betul? Ganti dong burung garuda. Pak presiden kita burung garuda, betul?" tutur dia.
"Gubernur burung garuda, betul? bupati wali kota burung garuda betul? Masa kita di bawah stempel kayak ormas," sambung Surta.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3789 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1447 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1447 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1394 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1298 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun