Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jokowi Minta Stempel Kepala Desa Diganti Jadi Lambang Garuda

Selasa, 29 Maret 2022, 21:35 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Biro Setpres/Jokowi Minta Stempel Kepala Desa Diganti Jadi Lambang Garuda.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengganti stempel kepala desa dengan gambar burung garuda.

Sebelumnya, ia kaget mengetahui bahwa stempel kepala desa hanya bertuliskan nama desa masing-masing. Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka Silaturahmi Nasional Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tahun 2022 di Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022).

"Saya terus terang juga baru tahu, kaget juga saya. Terus ini, apa gambarnya apa? Hanya tulisan saja. Pak Mendagri, ini dibuatin aja Instruksi Mendagri capnya pakai burung garuda," kata Jokowi.

Menurut dia, gambar burung garuda merupakan lambang Indonesia. Sehingga, wajar apabila lambang garuda dipakai untuk stempel kepala desa.

"Loh, itu memang lambang negara kita kok. Kalau dipakai oleh kepala desa yo wajar dan wajib toh. Clear semuanya? katanya.

Sebelumnya, Ketua APEDSI Surta Wijaya mengeluhkan soal stempel kepala desa yang hanya bertuliskan nama desa. Dia menilai stempel itu menjadikan kepala desa seperti organisasi kemasyarakatan (ormas).

Surta pun meminta Jokowi untuk mengganti stempel kepala desa menjadi gambar burung garuda. Menurut dia, hal ini juga menjadi salah satu sosialisasi lambang burung garuda yang selama ini menjadi korespondensi paling banyak surat menyurat di desa.

"Saya sadar calon kepala desa habis miliaran teman-teman, jual bebek, jual kambing, jual rumah, jual tanah, masa sih stempel kayak ormas. Betul? Ganti dong burung garuda. Pak presiden kita burung garuda, betul?" tutur dia.

"Gubernur burung garuda, betul? bupati wali kota burung garuda betul? Masa kita di bawah stempel kayak ormas," sambung Surta.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami