Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Rara Pawang Hujan Turut Kawal Laga Pamungkas Bali United
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Mbak Rara pawang hujan Mandalika ternyata juga turut mengawal puncak pertandingan BRI Liga 1 saat Bali United FC tengah berlaga.
Melalui beberapa unggahan di Instagram miliknya @rara_cahayatarotindigo, ia mengabadikan momen dan mengenang pengalamannya dalam caption postingan yang diunggahnya pada Jumat (1/4/2022).
Bukan sebatas menghalau hujan, tugas Rara malam itu menggunakan energi spiritual melik untuk menghindari adanya aksi pukul.
Lantaran fans Bali United FC sempat menolak keinginan manajemen untuk mengarak trofi ke tempat nobar yang diselenggarakan Bupati Gianyar.
"Uniknya singing bowl berbunyi kencang, langkahku terhenti saat ada arah belok memutar balik agar bus Bali United pulang, mengingat arah jalan menuju nobar itu jauh," tulis Rara dalam caption salah satu unggahan instagramnya.
Rara sempat mengaku tidak kuat karena sangat letih, namun ia mengaku senang dan bersyukur pertandingan berlangsung cerah.
"Mau pakai badan Melik ya masih bisa hanya badan bisa lelah sekali. Rara udah berdoa dari H-1 pertandingan minta cerah kepada Tuhan," katanya.
Beredar juga video dimana Rara hadir di Stadion Dipta Gianyar Bali pada postingan Instagram @infobali1 tengah mengawal agar langit tetap terang.
Berbeda dengan kondisi awan yang diprediksi BMKG bahwa hari itu hujan akan diperkirakan turun lebat. Bali United FC pun akhirnya sukses pulang membawa kemenangan dalam pertandingan puncak BRI Liga 1. (sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3300 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 711 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman