Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pohon Tumbang di Cekik, Jalur Denpasar-Gilimanuk Macet
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di hutan Cekik Taman Nasional Bali Barat Kecamatan Melaya terjadi kemacetan.
Hal tersebut disebabkan pohon besar tumbang dan menutup jalan raya tersebut Kamis (31/03/2022) malam. Diketahui pohon yang tumbuh di pinggir jalan utama Denpasar-Gilimanuk kondisinya sudah mulai lapuk sehingga rawan dahan pohon jatuh ke jalan dan tidak sedikit membahayakan pengendara yang melintas.
Pohon tumbang pada Kamis malam kemarin tersebut nyaris menimpa kendaraan truk pengangkut ikan yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Beruntung pohon tumbang itu hanya menimpa bagian belakang truknya saja.
Menurut Kepala BPBD Jembrana Agus Artna Jumat (01/04/2022), pihaknya setelah menerima laporan pohon tumbang, segera menuju lokasi untuk melakukan penganganan.
Pohon dengan ukuran yang cukup besar tersebut dipotong menjadi beberapa bagian agar dengan mudah di evakuasi ke pinggir.
“Kita potong-potong di bagian rantingnya untuk mempermudah mengangkat ke pinggir jalan agar arus lalu lintas bisa segera kembali lancar,” jelasnya.
Diharapkan masyarakat yang melintasi sepanjang jalan raya Denpasar-Gilimanuk tepat di hutan cekik untuk tetap waspada. Terlebih saat hujan dengan angin kencang yang bisa menumbangkan pohon besar yang tumbuh di pinggir jalan.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7896 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan