Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Aksi Pelecehan Seksual Terekam CCTV di Kubutambahan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng saat ini menangani aksi pelecehan seksual yang terekam CCTV saat Nyepi beberapa waktu lalu. Pihak keluarga mengadukan kasus tersebut ke polisi.
“Pelapor KM, umur 38 tahun, melaporkan anaknya yang berumur 13 tahun, disuruh memegang alat kelamin terlapor A Alias Molo, hal itu diketahui pelapor saat melakukan pengecekan CCTV yang ada di sekitar TKP yang ada di salah satu desa di Kecamatan Kubutambahan,” ungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi Sabtu 2 April 2022.
Sumarjaya mengatakan, belum diketahui secara pasti pascaperbuatan pelecahan seksual yang dilakukan pelaku terhadap korban, sebab polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan secara intensif.
“Korban masih di bawah umur, kasus ini masih sedang diselidiki oleh unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng,” paparnya.
Berdasarkan informasi dan pengakuan korban kepada orang tuanya, saat Nyepi lalu, terjadinya kasus pelecehan seksual bahkan dugaan pencabulan terhadap anak dibawah umur di salah satu desa di Kecamatan Kubutambahan Buleleng.
Pelaku dalam dugaan perbuatan pidana terhadap anak dibawah umur tersebut disebut-sebut telah meminta maaf. Namun secara hukum kasus tersebut telah dilaporkan ke Mapolres Buleleng. Sejumlah barang bukti telah dikantongi polisi untuk menjerat pelakunya.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7963 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5641 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3543 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan