Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 25 Mei 2026
Pekerja Proyek Tenggelam di Pantai Lembeng
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pekerja proyek, Hartono, 37, tenggelam di Pantai Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Jumat (8/4) pukul 17.30 WITA. Hingga pukul 19.30 WITA, korban belum ditemukan.
Menurut informasi yang dihimpun, korban datang ke pantai bersama tiga rekannya pukul 16.00. Mereka langsung mandi di pantai yang saat kejadian bergelombang besar.
Posisi korban saat mandi berada agak ke dalam. Sedangkan posisi teman korban agak ke tepi. Sekitar pukul 17.30, mereka yang mandi itu dipukul ombak.
Mereka sempat terseret arus. Tiga rekannya, yakni Rio, Prayoga dan Habid berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan, korban Hartono sempat terseret ke dalam laut.
Dari kejauhan, korban sempat melambaikan tangannya. Temannya yang berhasil selamat mencoba minta bantuan warga di sekitar pantai.
Akhirnya seorang peselancar mencoba menolong. Namun korban mendadak hilang. Kejadian itu langsung dilaporkan kepada petugas terkait.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta membenarkan kejadian itu. “Petugas gabungan melakukan pencarian teman korban,” jelasnya.
Kapolsek Sukawati, Kompol Made Ariawan, yang ikut mendampingi Basarnas, ikut melakukan pencarian bersama anggota kepolisian.
“Pencarian berdasarkan SOP dari Basarnas. Karena sekarang sudah malam, terkendala pencahayaan, pencarian dihentikan,” tandasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2112 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1955 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1444 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1328 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah