Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 25 Mei 2026
Waspada Ransomware BlackCat, Metodenya Canggih
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Peneliti Kaspersky mengungkapkan rincian dua insiden siber yang dilakukan oleh grup ransomware BlackCat.
Kompleksitas malware yang digunakan, dikombinasikan dengan pengalaman luas para aktor di baliknya, menjadikan grup tersebut salah satu pemain utama di pasar ransomware saat ini.
Alat dan teknik yang digunakan saat melakukan upaya serangan, mengonfirmasi hubungan antara BlackCat dan grup ransomware terkenal lainnya, seperti BlackMatter dan REvil.
Grup ransomware BlackCat adalah aktor ancaman yang telah beroperasi setidaknya sejak Desember 2021. Tidak seperti banyak aktor ransomware lainnya, malware BlackCat ditulis dalam bahasa pemrograman Rust.
Berkat kemampuan kompilasi silang canggih Rust, BlackCat dapat menargetkan sistem Windows dan Linux. Dengan kata lain, BlackCat telah memperkenalkan kemajuan inkremental dan pergeseran teknologi yang digunakan untuk mengatasi tantangan pengembangan ransomware.
Aktor tersebut mengklaim sebagai penerus kelompok ransomware terkenal seperti BlackMatter dan REvil.
"Telemetri kami menunjukkan bahwa setidaknya beberapa anggota grup BlackCat baru memiliki tautan langsung ke BlackMatter, karena mereka menggunakan alat dan teknik yang sebelumnya telah digunakan secara luas oleh BlackMatter," tulis Kaspersky dalam rilisnya, Sabtu (9/4/2022).
Kasus pertama melihat serangan terhadap penyedia ERP (enterprise resource planning) atau perencanaan sumber daya perusahaan, yang rentan di Kawasan Timur Tengah yang menampung banyak situs.
Penyerang secara bersamaan mengirimkan dua executable berbeda ke server fisik yang sama, menargetkan dua organisasi berbeda yang dihosting secara virtual di sana.
Meskipun grup tersebut salah dalam memahami server yang terinfeksi sebagai dua sistem fisik yang berbeda, penyerang meninggalkan jejak yang penting untuk menentukan gaya operasi BlackCat.
Peneliti Kaspersky menyimpulkan bahwa aktor tersebut mengeksploitasi risiko aset bersama di seluruh sumber daya cloud. Selain itu, dalam hal ini, grup juga mengirimkan file batch Mimikatz bersama dengan executable dan utilitas pemulihan kata sandi jaringan Nirsoft.
Pengetahuan tentang pengembangan malware, contoh baru yang ditulis dari awal dalam bahasa pemrograman yang tidak biasa, dan pengalaman dalam memelihara infrastruktur, telah mengubah grup BlackCat menjadi pemain utama di pasar ransomware.
"Kami menyoroti fitur, alat, dan teknik utama yang digunakan oleh BlackCat saat menembus jaringan targetnya," kata Dmitry Galov, peneliti keamanan di Tim Riset dan Analisis Global (GReAT) Kaspersky.
Pengetahuan ini membantu dalam menjaga keamanan dan perlindungan pengguna baik dari ancaman yang dikenal maupun tidak dikenal.
"Kami mendesak komunitas keamanan siber untuk bergabung dan bekerja sama melawan kelompok penjahat siber baru untuk masa depan yang lebih aman,” tutupnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2109 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1952 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1441 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1324 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah