Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 18 Juli 2026
Nagita Slavina Matikan Telepon Nita Gunawan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Raffi Ahmad yang tampil bersama Nita Gunawan di acara televisi mencoba menghubungi sang istri, Nagita Slavina lewat video call. Sempat menunggu lama jawaban, Raffi Ahmad mengaku istrinya sedang merajuk. Terdengar nada Nagita Slavina juga malas merespon.
"Apa?" tanya Gigi sapaan akrab Nagita Slavina.
"Sayang ada yang mau ngomong sama kamu ya, tapi please kamu jangan marah sama aku ya," kata Raffi Ahmad.
Momen kocak terjadi saat Nita Gunawan menyapa sesaat video call diangkat.
"Hai Kak Gigi," sapa Nita Gunawan.
Reaksi Nagita Slavina yang langsung menutup sambungan video membuat Raffi Ahmad dan Nita Gunawan tertawa. Sementara Ruben Onsu meyakinkan Nagita Slavina tengah merajuk.
"Ini mah asli (ngambek)," timpal Ruben Onsu.
Melihat sang istri menutup telepon, Raffi Ahmad buru-buru menghubungi lagi. Kali ini, ia meminta Nagita untuk tak memutus teleponnya.
"Sayang jangan dimatiin dong," keluh Raffi Ahmad.
"Apa?" jawab Nagita malas.
Nita Gunawan kembali menyapa Nagita Slavina. Dia terlihat tersenyum lebar, sementara Nagita Slavina memberi reaksi seadanya.
"Hai Kak Gigi," ujar Nita Gunawan.
"Hai," balas Nagita Slavina singkat disambut tawa getir Raffi Ahmad.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3718 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1397 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1336 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1261 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1099 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun