Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
5 Masalah Kesehatan Yang Diakibatkan Perubahan Iklim
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Perubahan iklim memiliki dampak besar bagi umat manusia, termasuk urusan kesehatan. Menurut sebuah survei, perubahan iklim menyebabkan lebih dari 13 juta kematian di seluruh dunia.
Hal itu juga yang diungkap oleh Konsultan Pulmonologis di PD Hinduja Hospital & MRC, Mahim, Mumbai, Dr. Randhika Banka. Ia mengatakan, perubahan iklim dapat berpotensi menjadi ancaman kesehatan global terbesar di abad ke-21.
Ancaman tersebut diperkirakan akan memengaruhi kesehatan milyaran manusia di masa depan. Dr. Randhika juga memberikan lima prediksi dampak kesehatan perubahan iklim.
Simak selengkapnya berikut ini seperti yang dilansir dari HealthShots.
1. Perubahan Iklim dan Penyebaran Penyakit Menular
Perubahan iklim dapat berisiko bagi penyebaran penyakit, salah satunya penyakit menular yang ditularkan melalui vektor, air, dan makanan. Penularan penyakit tersebut meliputi malaria, demam berdarah, dan kolera.
Dilaporkan, pemanasan global telah menyebabkan banyak penularan penyakit. Diprediksi pada tahun 2080, sekitar 6 milyar orang akan berisiko tertular penyakit demam berdarah akibat perubahan iklim.
2. Perubahan Iklim dan Kekurangan Gizi Kronis
Perubahan iklim diperkirakan akan memperparah masalah pangan, di mana ini mengarah pada insiden kekurangan gizi kronis.
Dari tahun 1981 hingga 2019, hasil panen jagung, gandum, beras dan kedelai telah menunjukkan tren penurunan yang konsisten. Diperkirakan, jumlah orang yang kekurangan gizi akan meningkat lebih dari 840 juta pada tahun 2030.
3. Perubahan Iklim dan Masalah Pernapasan
Perubahan iklim juga berpotensi meningkatkan risiko penyakit pernapasan umum, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan infeksi pernapasan seperti tuberkulosis.
Dengan suhu yang ekstrim, peningkatan polusi udara luar, dalam ruangan, dan perubahan alergen, diperkirakan akan meningkatkan penyakit pernapasan pada beberapa dekade mendatang.
4. Perubahan Iklim dan Penyakit Tidak Menular
Perubahan iklim juga berdampak pada penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskular dan kanker.
Tentu penularan terjadi baik secara langsung melalui polusi udara dan polusi udara, hingga tidak langsung seperti nutrisi yang buruk.
Dilaporkan, beban kanker global diperkirakan akan meningkat, mulai dari paparan radiasi ultraviolet dan racun lingkungan.
5. Perubahan Iklim dan Kesehatan Mental
Dampak perubahan iklim juga dihubungkan dengan kesehatan mental. Hal ini bersifat secara langsung selama bencana alam, atau bersifat jangka panjang yang disebabkan migrasi hingga penggundulan hutan.
Peristiwa perubahan iklim dapat memengaruhi munculnya kondisi kejiwaan, seperti gangguan stres pasca-trauma, gangguan mood seperti depresi, kecemasan, peningkatan angka bunuh diri, penggunaan narkoba, hingga peningkatan perilaku agresif.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4449 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2093 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1994 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1632 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1470 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan