Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 18 Juli 2026
Siloam Hospitals Bali Raih Sertifikasi Internasional Penanganan Stroke dari JCI
bbn/dok Siloam Hospital/Siloam Hospitals Bali Raih Sertifikasi Internasional Penanganan Stroke dari JCI.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Siloam Hospitals Bali kembali memperkuat komitmennya sebagai Stroke Ready Hospital setelah berhasil meraih Clinical Care Program Certification (CCPC) for Stroke dari Joint Commission International (JCI). Sertifikasi internasional ini menjadi pengakuan bahwa rumah sakit memiliki sistem penanganan stroke yang komprehensif, mulai dari layanan kegawatdaruratan, diagnosis cepat, tindakan medis, hingga rehabilitasi pasien.
Pencapaian tersebut melengkapi akreditasi WSO Angels yang telah diperoleh Siloam Hospitals Bali sejak 2025 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan stroke sesuai standar internasional.
Stroke masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Berdasarkan data yang dipaparkan rumah sakit, stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan menyumbang sekitar 18,5 persen dari total kematian di Indonesia.
Dalam penanganan stroke, terdapat golden period sekitar 4,5 jam sejak munculnya gejala untuk memberikan terapi pada pasien stroke iskemik yang memenuhi indikasi. Karena itu, kecepatan diagnosis dan penanganan menjadi faktor penting dalam meningkatkan peluang pemulihan pasien sekaligus mengurangi risiko kecacatan.
Sertifikasi Clinical Care Program Certification (CCPC) for Stroke dari JCI diberikan kepada rumah sakit yang dinilai mampu menghadirkan sistem pelayanan stroke yang cepat, terintegrasi, serta didukung koordinasi multidisiplin berdasarkan standar pelayanan internasional.
Di Siloam Hospitals Bali, layanan stroke telah didukung alur pelayanan terpadu yang mencakup penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pemeriksaan radiologi dan laboratorium, terapi reperfusi sesuai indikasi, perawatan intensif, rehabilitasi medik, hingga edukasi bagi pasien dan keluarga.
Seluruh proses pelayanan dijalankan berdasarkan pedoman klinis berbasis bukti (evidence-based practice) dan dievaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan mutu layanan serta hasil klinis tetap terjaga.
Baca juga:
RS Ngoerah Hadirkan Teknologi Medistim MiraQ Cardiac untuk Tingkatkan Presisi Operasi Jantung
Hospital Director Siloam Hospitals Bali, dr. Ni Gusti Ayu Putri Mayuni, mengatakan sertifikasi tersebut merupakan validasi terhadap sistem pelayanan stroke yang telah dibangun selama ini.
"Bagi kami, sertifikasi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pengakuan bahwa sistem pelayanan stroke yang kami bangun telah memenuhi standar internasional. Yang terpenting adalah bagaimana standar tersebut diterjemahkan menjadi pelayanan yang cepat, aman, terkoordinasi, dan memberikan peluang pemulihan yang lebih baik bagi setiap pasien. Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan berkelanjutan agar masyarakat dapat memperoleh layanan stroke berkualitas tinggi tanpa harus meninggalkan Indonesia. " ujarnya.
Selain didukung tenaga medis berpengalaman, rumah sakit ini juga memiliki fasilitas diagnostik, layanan pencitraan, laboratorium, serta sistem koordinasi klinis yang memungkinkan pasien memperoleh penanganan dalam waktu optimal.
Data rumah sakit menunjukkan, sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026 telah ditangani 44 kasus stroke. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 persen atau empat pasien memperoleh terapi trombolisis intravena, sedangkan 2,3 persen atau satu pasien menjalani tindakan trombektomi mekanik. Sebanyak 93 persen pasien dilaporkan mengalami perbaikan kondisi setelah mendapatkan penanganan.
Menurut Siloam Hospitals Bali, capaian tersebut menunjukkan bahwa sistem pelayanan yang cepat, terkoordinasi, dan berbasis bukti mampu meningkatkan peluang pemulihan pasien sekaligus menekan risiko kecacatan akibat stroke.
Sebagai bagian dari jaringan Siloam International Hospitals, Siloam Hospitals Bali menerapkan tata kelola klinis yang terintegrasi, kolaborasi multidisiplin, serta mengedepankan keselamatan pasien. Perolehan Clinical Care Program Certification for Stroke semakin memperkuat komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas yang berpusat pada kebutuhan pasien.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3718 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1397 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1336 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1261 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1099 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun