Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 18 Juli 2026
MPLS di SLBN 1 Bangli Libatkan Orang Tua, Adaptasi Siswa Berkebutuhan Khusus Jadi Prioritas
beritabali/ist/MPLS di SLBN 1 Bangli Libatkan Orang Tua, Adaptasi Siswa Berkebutuhan Khusus Jadi Prioritas.
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SLBN 1 Bangli berlangsung berbeda dibandingkan sekolah reguler. Selain menerapkan pengawasan yang lebih intensif, pihak sekolah juga mewajibkan orang tua siswa untuk ikut mendampingi selama kegiatan berlangsung guna membantu proses adaptasi siswa berkebutuhan khusus.
Pendampingan tersebut dilakukan karena setiap siswa memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga memerlukan perhatian khusus agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS dengan nyaman dan aman.
Kepala SLBN 1 Bangli, I Wayan Mudayana, mengatakan pada tahun ajaran 2026, kegiatan MPLS diikuti oleh 38 siswa baru yang terdiri dari 15 siswa jenjang SD, delapan siswa jenjang SMP, dan 15 siswa jenjang SMA.
Selama MPLS, siswa dikenalkan dengan berbagai aktivitas edukatif yang dirancang sesuai kebutuhan mereka. Materi yang diberikan meliputi latihan meningkatkan kemampuan motorik, olahraga bersama, pengenalan sarana dan prasarana sekolah, bernyanyi, hingga berbagai kegiatan yang bertujuan membangun rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi.
Menurutnya, tantangan utama dalam pelaksanaan MPLS di sekolah luar biasa adalah proses pengondisian siswa. Setiap anak berkebutuhan khusus memiliki jenis ketunaan dan karakter yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih intensif dibandingkan sekolah umum.
Karena itu, sekolah mewajibkan orang tua mendampingi putra-putrinya selama masa pengenalan lingkungan sekolah. "Kehadiran orang tua dinilai mampu mempermudah guru dalam mengarahkan siswa memahami materi sekaligus membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan baru," katanya, Jumat (17/07/2026).
Mudayana menjelaskan, keterlibatan orang tua juga menjadi bagian penting dari masa transisi siswa sebelum mengikuti proses pembelajaran secara penuh di sekolah.
Melalui berbagai kegiatan yang disiapkan selama MPLS, pihak sekolah berharap seluruh siswa baru dapat merasa nyaman berada di lingkungan sekolah, memiliki motivasi belajar yang tinggi, serta mampu mengembangkan kemandirian dan keterampilan sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang berikutnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3718 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1397 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1336 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1261 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1099 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun