Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Tahun Depan Siswa Perempuan Kelas 5 & 6 SD Dapat Vaksin HPV
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan seluruh anak perempuan usia sekolah kelas 5 dan 6 SD (sekolah dasar) akan mendapatkan vaksin HPV gratis pada tahun 2023 mendatang.
Hal ini disampaikan langsung Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine yang mengatakan vaksin human papiloma virus (HPV) diberikan untuk mencegah kanker serviks pada anak perempuan sedini mungkin.
Adapun program vaksinasi HPV nasional ini, rencananya akan menyasar 2,7 juta anak perempuan kelas 5 dan 6 SD di seluruh Indonesia.
"Pemenuhan nasionalnya direncanakan tahun depan, tahun 2023 dan akan diwajibkan untuk kelas 5 dan 6 SD tapi cukup yang siswi saja dan yang laki-laki tidak dapat," ujar Prima saat dihubungi suara.com, Selasa (19/4/2022).
Sebelum menjadi program wajib nasional, Prima mengatakan bahwa saat ini vaksin HPV di 2022, akan diberikan pada anak usia sekolah kelas 5 SD di 111 kabupaten kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Utara.
Program vaksinasi HPV ini sebelumnya sudah diujicoba di 20 kabupaten kota sejak 2016 hingga 2021.
Di sisi lain, untuk vaksinasi HPV 2022 ini akan mentargetkan 889 ribu anak perempuan kelas 5 dan 6 SD, bersamaan dengan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS pada Agustus dan November 2022.
"Jadi untuk bulan imuniasasi anak sekolah itu untuk yang HPV, itu ada dua kali di bulan Agustus dan di bulan November. Nah yang HPV ini bersamaan dengan yang pemberian campak rubella untuk anak kelas 1 SD di bulan Agustus ini," terang Prima.
Di sisi lain, Prima menegaskan bahwa tidak ada syarat khusus siswa perempuan kelas 5 dan 6 SD ini untuk mengakses vaksin HPV.
"Nggak pake syarat, cukup si anak yang sudah berusia segitu yakni kelas 5 dan 6 SD, nanti akan dikasih jika memang daerahnya sudah masuk ke dalam pemberian layanan tersebut," tegas Prima.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4320 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2015 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1875 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1552 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1369 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan