Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 22 Oktober 2026
Hingga Juli 2026, Bandara Ngurah Rai Layani 13,2 Juta Penumpang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat 13,2 juta pergerakan penumpang selama tujuh bulan pertama 2026. Trafik tersebut tercatat sepanjang Januari hingga Juli 2026, dengan penumpang internasional mendominasi pergerakan.
Dari total tersebut, sebanyak 8,5 juta merupakan pergerakan penumpang rute internasional, sedangkan 4,7 juta lainnya berasal dari rute domestik.
Selain trafik penumpang, pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, mencatat sekitar 80 ribu pergerakan pesawat selama periode yang sama. Jumlah tersebut terdiri dari 43 ribu pergerakan pesawat pada rute internasional dan 36 ribu pergerakan pada rute domestik.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengatakan seluruh kegiatan operasional penerbangan dan kebandarudaraan selama Januari-Juli 2026 berlangsung lancar.
“Sebagai pintu gerbang mobilitas udara di Bali, Bandara I Gusti Ngurah Rai memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata, serta pergerakan masyarakat baik domestik maupun internasional. Dapat kami sampaikan bahwa selama periode Januari hingga Juli 2026, seluruh operasional penerbangan dan kebandarudaraan berjalan dengan lancar, serta pelayanan kepada pengguna jasa berjalan secara optimal,” ujar Nugroho Jati belum lama ini di Badung.
Trafik penerbangan internasional Bandara Ngurah Rai didominasi sejumlah rute dari dan menuju kawasan Asia-Pasifik. Singapura menjadi rute internasional dengan jumlah penumpang tertinggi selama Januari-Juli 2026, yakni mencapai 1,5 juta penumpang.
Posisi berikutnya ditempati Kuala Lumpur dengan 903 ribu penumpang, Perth 687 ribu penumpang, Melbourne 630 ribu penumpang, serta Sydney sebanyak 494 ribu penumpang. Selama periode tersebut, sebanyak 44 maskapai nasional maupun asing melayani penerbangan internasional dari dan menuju Bali.
Bandara Ngurah Rai juga memiliki konektivitas dengan 42 rute internasional yang tersebar di 16 negara di berbagai benua. Australia tercatat menjadi negara sekaligus benua dengan jumlah rute internasional terbanyak, yakni 12 rute.
Tingginya trafik internasional juga tercermin dari jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, bandara tersebut menjadi pintu masuk bagi sekitar 4 juta wisatawan mancanegara.
Data Kantor Imigrasi Ngurah Rai menunjukkan wisatawan asal Australia menjadi penyumbang kunjungan terbesar dengan sekitar 1 juta wisatawan. Jumlah tersebut setara dengan 25 persen dari total kedatangan wisatawan mancanegara melalui jalur tersebut.
Setelah Australia, wisatawan pemegang paspor China tercatat sebanyak 358 ribu orang. Kemudian India 327 ribu, Korea Selatan 174 ribu, dan Britania Raya sebanyak 172 ribu wisatawan.
Untuk penerbangan domestik, rute dari dan menuju Cengkareng menjadi yang paling banyak digunakan selama periode Januari-Juli 2026. Rute Cengkareng mencatat 2,1 juta penumpang, disusul Surabaya sebanyak 738 ribu penumpang. Berikutnya adalah Labuan Bajo dengan 309 ribu penumpang, Makassar 258 ribu penumpang, serta Lombok Praya sebanyak 253 ribu penumpang. Secara keseluruhan, Bali selama periode tersebut terhubung dengan 24 rute domestik yang dilayani 11 maskapai penerbangan.
“Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga menjalankan peranan sebagai bandara hub, yakni menjadi penghubung penumpang mancanegara dan domestik ke berbagai destinasi di sekitarnya, termasuk di dalamnya destinasi tujuan wisata seperti Labuan Bajo dan Lombok. Tentunya hal ini menjadi penegasan atas peranan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu simpul konektivitas penting Indonesia dan kawasan regional secara lebih luas,” lanjut Nugroho Jati.
Aktivitas Bandara Ngurah Rai selama tujuh bulan pertama 2026 tidak hanya berasal dari pergerakan penumpang dan pesawat. Bandara tersebut juga mencatat pergerakan kargo mencapai 67 ribu ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 ribu ton merupakan kargo internasional dan 17 ribu ton kargo domestik.
“Catatan positif trafik periode ini menjadi momentum bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa bandara, serta untuk memastikan standar keamanan dan keselamatan penerbangan,” ujar Nugroho Jati melanjutkan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4511 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2133 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2104 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1692 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1667 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan