Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Desa Tunjung Fasilitasi Masyarakat Bekerja ke Luar Negeri
Atasi Pengangguran
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tunjung adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kubutambahan. Desa ini memiliki rata-rata ketinggian 1100 meter dari permukaan laut serta memiiki empat banjar dinas yaitu: Dangin Margi, Dauh Margi, Penulisan dan Tonggak.
Mata pencaharian penduduk Desa Tunjung sebagian besar bekerja di lahan pertanian dan perkebunan, sehingga banyak angkatan kerja muda baru yang masih mengalami kendala/kesulitan dalam mencari pekerjaan.
Untuk mengatasi tingkat pengangguran masyarakat desa, Pemerintah Desa Tunjung melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Tunjung Mekar melakukan terobosan/inovasi dengan memfasilitasi keberangkatan masyarakat, utamanya angkatan kerja muda baru Desa Tunjung untuk bekerja ke luar negeri khususnya ke kapal pesiar.
Hal itu diungkapkan Perbekel Desa Tunjung, I Made Sadia saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, (18/4).
Lebih lanjut, Perbekel Sadia menjelaskan, Pemdes Tunjung yang bekerja sama dengan BUMDes Tunjung Mekar melakukan terobosan beruupa pemberian pinjaman tanpa jaminan/agunan dengan bunga 1 persen kepada masyarakat Desa Tunjung yang ingin bekerja ke luar negeri.
Sampai saat ini tercatat 30 orang angkatan kerja muda baru yang sudah difasilitasi keberangkatannya bekerja ke luar negeri (kapal pesiar).
Lebih jauh Sadia menjelaskan, dalam fasilitasi pemberangkatan angkatan kerja ke luar negeri utamanya ke kapal pesiar, BUMDes Tunjung Mekar melakukan kerja sama dengan agen penyaluran kerja ke kapal pesiar yang tidak lain milik ketua BUMDes itu sendiri.
"Kebetulan agen yang bekerja sama dengan kami merupakan milik ketua BUMDes sendiri, dan beliau sebelumnya mantan pekerja kapal pesiar," ucapnya.
Ditambahkan, sebelum diberangkatkan bekerja ke luar negeri (kapal pesiar), angkatan kerja ini harus melalui beberapa tahapan, sampai tahapan terakhir menunggu jadwal pemberangkatan.
Tahapan – tahapan tersebut dilaksanakan untuk menambah skill atau kemampuan dari para calon tenaga kerja sebelum mereka dipanggil/dijadwalkan keberangkatannya.
"Kami disini melakukan pelatihan Bahasa Inggris sampai dengan mengadakan tes. Setelah tahapan itu dilalui, nantinya tinggal menunggu tanggal keberangkatannya saja," ujarnya.
Terkait program ini, sangat direspon baik oleh masyarakat Desa Tunjung, utamanya orang tua dari para angkatan kerja muda itu sendiri. Hal ini menjadi motivasi masyarakat yang mulanya tidak bekerja/pengangguran beralih bekerja ke luar negeri (kapal pesiar).
Pihaknya berharap, dengan adanya program inovasi ini, kedepan angkatan kerja muda baru Desa Tunjung dapat bekerja ke luar negeri sehingga tingkat pengangguran desa bisa ditekan. Jika tingkat pengangguran bisa ditekan secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian desa.
"Besar harapan saya, melalui program ini, kedepannya tingkat kemiskinan desa kami menurun," harapnya.
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8062 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5660 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan