Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Kominfo Sorot 11 Aplikasi Salat & Azan diduga Curi Data Pengguna
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menyorot daftar 11 aplikasi Salat dan Azan yang diduga mencuri data pengguna.
Sebanyak 11 Aplikasi ini ditemukan di toko aplikasi Google Play Store.
"Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah mempelajari dugaan pemrosesan data pribadi secara tanpa hak yang dilakukan oleh beberapa aplikasi di Google Play Store," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi dalam keterangannya, Kamis (21/4/2022).
Dedy mengungkap kalau Kominfo masih melakukan koordinasi dengan pihak Polda Metro Jaya, terkait upaya dan langkah-langkah berikutnya yang akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengatakan, pihak Google telah mengambil tindakan terhadap aplikasi yang diduga melakukan pemrosesan data pengguna secara ilegal.
Aplikasi tersebut kemudian diwajibkan menghapus fitur pengambilan data pengguna, jika ingin dapat kembali diakses oleh penggunanya di Google Play Store.
Lebih lanjut, Kementerian Kominfo juga meminta masyarakat untuk memeriksa daftar aplikasi yang diduga mengambil data pribadi secara ilegal.
Adapun langkah pencegahan yang disampaikan Kominfo meliputi:
1. Memutakhirkan sistem keamanan perangkat
2. Melakukan instalasi ulang terhadap aplikasi yang diduga memproses data pribadi secara tanpa hak jika aplikasi telah tampil kembali di Google Play Store dan menghapus fitur yang memproses data pribadi secara tanpa hak
3. Tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak berkepentingan
Sebelumnya, Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya mengungkap adanya dugaan pencurian data pribadi melalui aplikasi azan dan salat.
Aplikasi tersebut telah diunduh lebih dari 10 juta pengguna.
Informasi ini disampaikan lewat akun Instagram resmi Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya @siberpoldametrojaya, pada Selasa (19/4/2022) kemarin.
"Waspada aplikasi salat dan azan pencuri data pribadi beredar di play store, sudah diunduh 10 juta pengguna!," tulis akun @siberpoldametrojaya.
Berikut daftar 11 aplikasi di Play Store yang diduga melakukan pencurian data:
- Speed Camera Radar
- Al-Moazin Lite (Prayer Times)
- WiFi Mouse (remote control PC)
- QR & Barcode Scanner
- Qibla Compass - Ramadan 2022
- Simple Weather & Clock Widget
- Handcent Nex SMS-Text w/MMS
- Smart Kit 360
- Al Quran MP3 - 50 Reciters & Translation Audio
- Full Quran MP3 - 50+ Language & Translation Audio
- Audiosdroid Audio Studio DAW.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3684 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1358 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1237 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1127 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun