Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Harga Minyak Goreng dunia Melesat usai adanya Larangan Ekspor
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Keputusan Presiden Joko Widodo melarang ekspor minyak goreng dan minyak sawit mentah mulai 28 April rupanya membuat harga minyak goreng di dunia melambung.
Jokowi, pada Jumat (22/4/2022) mengumumkan melarang ekspor minyak sawit mulai 28 April mendatang. Tujuannya untuk menjaga ketersediaan minyak goreng di dalam negeri dan mengendalikan harga yang masih tinggi.
Tetapi kebijakan ini rupanya rupanya membuat harga minyak untuk memasak di dunia melambung. Kenaikan harga ini juga dialami ketika Indonesia, produsen dan eksportir minyak goreng sawit terbesar di dunia, melarang ekspor pada Januari lalu.
Seperti dilansir Reuters, harga minyak kedelai berjangka di Amerika Serikat naik di atas 3 persen, mencetak rekor dengan di harga 84,03 sen per pound setelah Jokowi mengumumkan larangn ekspor minyak goreng.
India disebut sebagai negara yang terpengaruh cukup parah dengan larangan ekspor Indonesia, karena negara tersebut adalah konsumen minyak goreng sawit terbesar di dunia.
"Kebijakan ini sangat disayangkan dan sungguh tidak terduga," kata Atul Chaturdevi, presiden Solvent Extractors Association of India, organisasi perusahaan minyak goreng di India.
Beberapa pelaku perdagangan minyak goreng mengatakan kini kenaikan harga minyak goreng tidak bisa diprediksi. Tadinya pasar mengandalkan minyak sawit setelah pasokan minyak bunga matahari terganggu akibat perang di Ukraina. Sementara pasokan minyak kedelai masih terbatas.
Adapun larangan ekspor minyak goreng dan minyak sawit mentah oleh pemerintah Indonesia Belum kapan akan berakhir.
"Sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian," kata Presiden Jokowi saat mengumumkan larangan ekspor minyak goreng dan minyak sawit mentah.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4732 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2537 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2176 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1793 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1219 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun