Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Puluhan Warga Kritis Keracunan Gas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kebocoran gas dari sumur panas bumi PLTP Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) kembali terjadi saat karyawan perusahaan melakukan pengeboran sumur di Wellpad Tanggo, Minggu (24/4/2022). Tidak hanya gas beracun yang keluar akibat kebocoran sumur panas bumi, namun juga adanya semburan lumpur.
Akibat kebocoran sumur di Wellpad Tanggo yang mengeluarkan gas beracun h2s, puluhan warga Desa Sibanggor julu kembali mengalami keracunan massal. Sebagian warga yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan bahkan kondisinya kritis.
Warga yang menjadi korban gas beracun tidak hanya orang dewasa, bayi dan balita juga tak luput menjadi korban gas beracun. Rahim, salah seorang warga menuturkan, sebagian besar korban keracunan merupakan warga yang sedang beraktivitas di sawah yang berjarak satu kilometer dari lokasi sumur yang mengalami kebocoran.
"Mayoritas warga sedang berada di sawah," ujar Rahim.
Sementara pihak BPBD Mandailing Natal mengaku masih terus mendata dan mengevakuasi warga yang mengalami keracunan cukup parah.
"Diperkirakan jumlah korban keracunan masih akan bertambah," ujar Edi Sahlan, Kepala BPBD Mandailing Natal.
Hingga berita ini dibuat, sudah 21 korban keracunan berada di Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan.(sumber: sindonews.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4300 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1999 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1847 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1534 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1329 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan