Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Remaja Putri Loloan Borong Takjil Kue Kopyor untuk Dibagikan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rangkaian peringatan Hari Kartini, remaja putri Loloan Timur berbagi takjil sebanyak 800 kue kopyor dan 800 es buah di pinggir jalan di depan masjid Baitul Qodim Loloan Timur, Minggu (24/4/2022).
Remaja putri Masjid turun dan membagikan semua pengguna jalan yang lewat sambil menunggu saat berbuka puasa.
Salah satu remaja putri, Eva Hayati mengatakan dengan peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai motivasi semangat perjuangan kaum wanita dan juga emansipasi yang tak boleh luntur.
"Acara berbagi takjil 800 jaje Kopyor para remaja putri dikumpulkan dari ada yang dibuat dan ada pula yang dibeli dari pedagang jaje kampung ini. Ini sebagai rasa peduli dan niat berbagi di bulan yang penuh Rahmat dan ampunan ini," ungkapnya.
Kata dia, banyak pedagang kue kampung kopyor hanya ada di bulan Ramadhan dan sebagian besar dikerjakan lansia. Mereka membeli semua kue kopyor ini sebagai bentuk dukungan bagi UMKM di Loloan Timur.
"Back to basic bahwa jaje kampung kopyor ini memang terkenal nikmat dan pantas disajikan saat berbuka puasa. Panganan khas kampung yang harus tetap dipertahankan saat maraknya makanan cepat saji," katanya
"Aman bagi kesehatan dan manisnya adalah bahan alami bukan pemanis buatan. Pantaslah banyak yang langsung berebutan saat berbagi takjil, karena panganan ini begitu nikmat dan sehat," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7159 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5618 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3522 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2378 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan