Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
PSIS Semarang dan Kapten Wallace Costa Putuskan Pisah Jalan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kabar mengejutkan datang dari PSIS Semarang dalam persiapan menghadapi Liga 1 musim depan. Manajemen tim Laskar Mahesa Jenar memutuskan mengakhiri kerja sama dengan bek tengah sekaligus kapten Wallace Costa.
Walaupun Wallace masih memiliki kontrak satu musim lagi, manajemen PSIS dan pemain asal Brasil itu telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini.
"Hari ini, PSIS dan Wallace telah bersepakatan untuk mengakhiri kerja sama yang telah disepakati kedua belah pihak," kata General Manager PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto dilansir dari laman resmi klub, Senin (25/4/2022).
Liluk memaparkan, manajemen PSIS menyebut di lini belakang butuh refreshment dan hal ini telah dijelaskan kepada Wallace.
"Ada pun salah satu alasannya, PSIS ingin refreshment di posisi yang ditinggalkan Wallace,” jelas dia.
Tak lupa manajemen PSIS juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi Wallace dan mendoakan pemain tersebut supaya selalu sukses di karir sepak bolanya.
“Terima kasih atas dedikasinya Wallace bersama PSIS sejak tahun 2019. Semoga ke depan selalu sukses dan diberi kesehatan. Walaupun sudah tidak bersama-sama di PSIS, silaturahmi harus tetap kita jaga karena kami kita tetaplah keluarga,” pungkas Liluk.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3674 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1346 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1229 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 925 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun