Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
3 Gejala Meningitis Yang Muncul Lebih Awal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Meningitis sering dikaitkan dengan munculnya ruam. Namun, ada 3 gejala umum yang bisa muncul sebelum terjadinya ruam.
Gejala umum meningitis ini di antaranya demam, sakit kepala dan leher kaku. Semakin cepat gejala-gejala ini terlihat, semakin besar kemungkinannya kondisi pasien bisa diobati.
Gejala meningitis lainnya, dilansir dari Express, termasuk tangan dan kaki dingin, muntah, kebingungan, pernapasan cepat, nyeri otot dan sendi, kulit pucat, dan kejang.
Ada dua bentuk utama meningitis. Satu bentuk yang paling umum dan tidak serius dikenal sebagai meningitis virus. Sedangkan, bentuk yang paling berbahaya adalah meningitis bakteri.
Meningitis memiliki beberapa penyebab, termasuk bakteri, enterovirus dan virus gondok. Penyakit ini bisa menyebar melalui bersin, batuk atau berciuman.
Orang muda adalah salah satu kelompok yang paling berisiko terkena meningitis. Karena itulah, anak-anak sekolah biasanya sudah diberikan vaksin meningitis sebelum mereka mulai tumbuh dewasa.
Walau begitu, meningitis bukan satu-satunya virus yang rentan menyerang anak muda. Saat ini, dunia pun sedang dihebohkan oleh virus hepatitis yang menyerang kalangan muda.
Wabah hepatitis pada anak muda ini dimulai di Skotlandia. Namun, sekarang wabah ini sudah berkembang di seluruh dunia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3625 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1221 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1197 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1043 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun